Hello, Collins.
Sabtu, 11 Februari 2012
@2/11/2012 02:17:00 AM
"Nah, ada rekomendasi teh yang enak, Tuan-tanpa-nama?" Clara mengulangi pertanyaannya, masih tersenyum dengan tangan kanan sibuk menjadi penyangga dagu supaya bisa memandang pria berparas Asia dihadapannya itu yang sekarang baru saja duduk dihadapannya. "Clara tidak harus terus-terusan memanggil dengan sapaan "anda" setiap kali, kan? Kecuali kalau memang Anda mau seperti itu," dia terkikik kecil, rasa-rasanya aneh juga menggunakan bahasa formal seperti ini. Mungkin yang namanya dewasa itu begini ya?
"Kau tidak mau aku traktir?—tidak apa, aku yang bilang akan mentraktir, kan?" jawab pria dihadapannya dengan santai. Clara hanya tersenyum, mengedikkan bahunya sekilas, dan mengangguk mengiyakan permintaannya. Terserah saja sih sebenarnya, toh Clara tidak mendapatkan kerugian atau bahkan keuntungan apa pun. Tapi sejurus kemudian, lelaki itu tertawa; membuat alis Eileithyia muda ini mengernyit. "Kok tertawa?" tanyanya spontan.
Jawaban pertama yang Clara dapat hanya gelengan kepala dan lengkung bibir yang membentuk senyum sempurna dari lelaki di hadapannya itu, membuat tanda tanya besar tergambar jelas di benak gadis berusia delapan belas tahun ini secara nyata. Namun setelahnya, lelaki berparas Asia itu kemudian menatapnya, memandangnya dengan ekspresi antara geli bercampur kasihan. "Kau polos." komentarnya datar, "Sudahlah, pokoknya aku yang traktir—kau sudah pernah mencoba minum ocha? Di sini terhitung enak loh."
Clara mengangguk-ngangguk dan menunduk untuk kembali memandang deretan menu di tangannya. Sebenarnya dia tidak mengerti apa itu ocha, dan malahan untuk nama-nama teh saja Clara tidak tahu sama sekali. Dia hanya tahu minuman teh itu seperti apa, sedangkan jenisnya gadis Cornwall ini lebih baik angkat tangan. Mungkin, ocha itu sejenis teh yang kaya akan manfaatnya, makanya tuan-tanpa-nama dihadapannya itu berani merekomendasikan minuman itu padanya. "Namaku Collins—Astericott Collins. Kau sendiri, siapa namamu gadis-penyuka-hujan?" Pria itu menyebutkan namanya dengan embel-embel yang sama seperti Clara barusan.
Tertegun lama. Collins ya.
"Gadis penyuka hujan ini bernama Clara, tuan Collins—dan hanya Clara." tersenyum kecil, Clara menunduk membaca menu lagi, sekedar untuk menghindari tatapan Collins. Antara ingin menyebut Camelopardalis sebagai marga sementaranya selama peperangan Hogwarts tapi Clara tidak mau, atau ingin menyebut marga aslinya tetapi dia tidak bisa. "Nah, kau belum menjawab pertanyaanku barusan, kalau udah dewasa itu, senang-senangnya kayak apa sih?"
- Hogwarts beserta penghuninya hak mutlak milik JK. Rowling
- Indohogwarts sebagai sarana penyalur ide untuk tempat bernaung Clara, mutlak milik Staff IndoHogwarts.
- Clara Eileithyia karakter original Hogwarts mutlak milik saya.
- Astericott R. Collins karakter original Hogwarts mutlak milik Miru.
- Dan beberapa chara yang di sebut punya PMnya masing-masing.
Sepatah kata : hanya iseng melanjutkan thread katakan aku oke! di IH : | drabbles tentunya. Lelelelel~
Label: Astericott R. Collins, Clara Eileithyia, Drabbles, Indohogwarts