北沢 京 : Day 4
Sabtu, 19 Mei 2012
@5/19/2012 03:22:00 AM
DAY 4
Halo, aku Kyoshiro Kitazawa !
Bukan bermaksud untuk menguping sih sebenarnya, tapi sewaktu tadi aku melintasi ruang rekreasi asrama, aku mendengar cerita anak perempuan yang tengah menangis tersedu-sedu sambil bercerita histeris bahwa dia baru saja bertengkar dengan ayahnya dan dari nada suaranya sepertinya anak itu menangis sambil marah-marah (atau marah-marah sambil menangis, tak tahu lah). Dia bercerita heboh sekali ke temannya dan hebatnya temannya terlihat sangat sabar mendengarnya. Kalau kata Terry, hal itu wajar untuk anak perempuan—maksudnya semacam histeria berlebihan meski anehnya aku tidak pernah melihat Fuji histeris—karena mereka menggunakan perasaan ketimbang logika seperti anak laki-laki. Aku tidak yakin sih, dulu aku juga pernah bertengkar hebat dengan Ayahku dan aku juga sampai menangis heboh seperti itu, jadi apa aku anak perempuan?
Kejadian ini sudah sangat lama. Kira-kira saat aku berumur tujuh tahun dan Megumi berusia dua tahun. Masalah sepele, seperti biasa, tentang aku dan adikku yang harus pergi ke Rumah Penitipan Anak setiap harinya karena Ayah dan Ibu harus bekerja. Biasanya yang mengantar kami ke Rumah Penitipan Anak itu Ibu atau Hinishi-san, tapi karena Hinishi-san sedang libur dan Ibu sudah pergi kerja lebih dulu, jadilah Ayah yang mengantar kami, dan Ayah sangat menjunjung tinggi kesehatan keluarga, maka kami pergi ke Rumah Penitipan Anak dengan jalan kaki, bukan dengan sepeda seperti biasa. Aku ingat, aku berjalan di sebelah kiri Ayah sedangkan Megumi berada di sebelah kanan. Kami menggandeng tangan Ayah satu-satu dan berjalan sambil melangkahkan kaki besar-besar karena kaki Ayah panjang sekali dan karena panjang langkahnya lebih besar ketimbang langkahku atau langkah Megumi. Ayah tidak banyak berbicara sewaktu mengantar kami, padahal bagiku berjalan-jalan (meski hanya menuju Rumah Penitipan Anak) dengan Ayah sangatlah jarang jadi sebisa mungkin waktu itu aku benar-benar menggunakan kesempatan ini untuk berbicara dengan beliau. Megumi sebenarnya juga berpikiran sama denganku, tapi dia lebih takut dengan Ayah jadi dia memilih diam. Dan mungkin karena aku laki-laki jadi mungkin aku lebih berani.
Yang aku ingat adalah saat itu aku melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada Ayah yang meski pertanyaanku panjang dan banyak sekali, Ayah hanya menjawab dengan anggukan atau gelengan kepala, atau hanya melirikku dan menatapku lama, atau bahkan hanya mengeluarkan suara seperti ‘hmmm’ pelan seakan-akan pertanyaanku tidaklah penting. Tapi saat itu aku tidak menyerah, aku terus melontarkan pertanyaan pada Ayah, dan aku ingat, pertanyaan pertama yang aku ajukan adalah tentang nama “Ayah, kenapa ayah menamaiku Kyoshiro?” tanyaku saat itu. Ayah hanya melirikku lalu kembali menatap jalanan setapak di depan. Tapi akhirnya Ayah menjawab, katanya Ibuku-lah yang memberiku nama itu. Lalu aku tanya, kalau Ayah dulu ingin aku bernama siapa, dan Ayah menjawab “Hiromi” yang maksudnya adalah cantik—aku langsung menggembungkan pipiku tentu saja, sebal mendengarnya. Lalu aku bertanya, bagaimana reaksi Ayah saat pertama kali aku lahir.
Ayah hanya tersenyum tipis—aku menyadarinya karena mata Ayah menjadi lebih sipit dibandingkan biasanya!—meski tidak ada jawaban apa-apa sekali pun aku memaksanya. Aku terus menerus menyerangnya dengan pertanyaan bertubi-tubi tentang Ibu, tentang Megumi, tentang Hinishi-san atau tentang tetangga-tetangga sebelah yang tidak sekali pun Ayah menjawabnya dengan pasti. Lalu karena kesal, aku bertanya apakah Ayah benci padaku sampai-sampai Ayah tidak pernah berbicara padaku. Yang kudapat adalah raut wajah Ayah yang sedih langsung menatapku. Aku dulu tidak mengerti tentu saja, jadi aku terus memaksanya menjawab, aku bertanya “kenapa?” terus-menerus. Tapi itu malah membuat Ayahku marah, dia membentakku keras sekali. Dia bilang “DIAM!” dengan suara lantang yang belum pernah aku mendengarnya secara langsung. Aku sontak terkejut saat itu, Megumi juga, tapi mungkin karena aku memang anak bandel, aku kembali melontarkan pertanyaan-pertanyaan egois seperti “Ayah benar-benar tidak menyayangiku!” lalu “Kenapa Ayah membentakku? Aku kan cuma bertanya!” atau “Ayah lebih sayang Megumi-chan ya!?"
Tentu, jeritan-jeritanku tidak digubris oleh Ayah sehingga aku kesal sekali. Aku lalu langsung lari ke Rumah Penitipan Anak dan menangis di situ. Megumi-chan yang melihat juga ikut menangis tapi aku mengabaikannya. Sampai sore hari ketika aku harus pulang, aku merengek untuk tidak pulang sampai berteriak-teriak "Pokoknya aku tidak mau! Tidak mau! Aku benci Ayah!" begitu. Ternyata yang menjemputku bukan Ayah, tapi Ibu, dan begitu melihatku menangis, Ibu hanya memelukku dan membiarkanku menangis meraung-raung seperti orang gila. Katanya aku harus menangis sampai aku tenang, karena dengan begitu aku bisa merasa lega. Megumi juga begitu, dia menangis sampai merasa lega.
Setelah puas menangis, Ibu berkata padaku kalau Ayah sayang sekali padaku dan Megumi-chan. Ayah adalah orang yang adil, dia tidak pilih kasih dalam membagi kasih sayangnya sebagai seorang Ayah. Meski Ayah tidak pernah berkata apa-apa, bukan berarti Ayah tidak peduli. Kalau Ayah tidak sayang padaku dan Megumi, Ayah pasti sudah membiarkan aku dan adikku berada di rumah terus menerus ketimbang mengantarku ke tempat yang aman (Rumah Penitipan Anak). Tapi buktinya, Ayah meluangkan waktunya untuk mengantar kami dan membiarkan dia pergi bekerja dengan waktu yang sudah terbuang untuk kami di sini. Aku mendengarnya jadi merasa malu, dan saking malunya aku tidak bisa meminta maaf pada Ayah.
Yang aku lakukan hanya memeluk Ayah lama setelah pulang dari Rumah Penitipan Anak, berdua dengan Megumi. Kami tidak berkata apa-apa pada Ayah, tidak ada kata 'Ayah maafkan aku' atau 'Ayah aku salah' atau apa. Kami hanya memeluknya erat dan lama sekali sampai-sampai Ayah keheranan saat itu. Tapi aku senang, Ayah membalas pelukan kami sama eratnya lalu membiarkan kami pergi ke kamar setelah itu. Hubunganku dengan Ayah memang aneh, tapi aku sayang pada Ayah. Mungkin ucapan Terry benar, Ayah menggunakan logika ketimbang perasaan, makanya saat bertengkar denganku dia tidak menangis. Mungkin Ayah berpikir kalau aku harus di didik seperti itu? Tidak tahu juga sih.
Tapi bukan berarti aku perempuan! Anak-anak kan, suka menangis.
Label: Arsip Ryokubita, Behind Chara, Character, Diary, Drabbles, Kyoshiro Kitazawa, Net World, Ryokubita
北沢 京 : Day 3
Rabu, 16 Mei 2012
@5/16/2012 01:57:00 AM
DAY 3
Halo, aku Kyoshiro Kitazawa ( ´ ▽ ` )ノ
Lucu tidak kalau aku bawa-bawa emot seperti itu? Katanya jaman sekarang sedang marak sekali dimana-mana, bukan? Aku hanya ingin menyesuaikannya saja, lagian tidak ada salahnya. Kali ini aku ingin menceritakan tentang masa kecilku. Tidak tahu kenapa tiba-tiba ke pikiran saja. Yah, sebenarnya sih hal ini ke pikiran sewaktu aku bergentayangan melintasi asrama Bara, tidak sengaja aku mendengar cerita-cerita tentang keluarga mereka yang berujung bercerita tentang masa kecil mereka. Tahu-tahu saja, aku jadi kangen masa kecilku. Sebenarnya sih tidak ada yang spesial dengan masa kecilku, tapi aku mendadak kangen saja, lagi pula tidak ada salahnya kan kalau kalian tahu tentang masa kecilku?
Aku lahir tanggal 15 Juli tahun 1980. Kata orang tuaku, aku lahir sekitar tengah malam, tidak tahu tepatnya tanggal berapa, dan katanya juga golongan darahku adalah O. Tidak begitu yakin sih sebenarnya, aku sudah sedikit lupa tentang ini tapi untuk tanggal lahirku sih tentu saja aku ingat. Tanggal matiku sendiri kalau di nisan tertulis 25 Juli 1996 tapi aku tidak yakin apakah sehari sebelumnya aku memang sudah mati atau memang tepat di hari itu, yang jelas aku mati ketika usiaku genap enam belas tahun. Mungkin tanggal itu benar adanya, setidaknya ucapan Andou-san—Daitokuji Andou si penjaga kuburan, dia sudah seperti keluargaku sendiri karena kalau bukan karenanya, mungkin kuburan-kuburan di Ryokubita tidak akan terawat seperti sekarang—meyakiniku bahwa memang aku mati tanggal 25 Juli. Yah aku percaya padanya.
Megumi sendiri lahir lima tahun di bawahku, aku terus terang saja tidak ingat lagi kapan tepatnya dia lahir, yang aku ingat hanya usianya berbeda lima tahun di bawahku. Dia adik perempuan yang sangat manis, saking manisnya aku terlalu protektif terhadapnya. Kata Ibu, tindakanku keterlaluan, katanya bagaimana kalau sampai Megumi-chan tidak bisa tumbuh kembang menjadi anak perempuan yang kuat karena terus menerus dikekang oleh kakaknya, tapi kata Megumi-chan justru dia menyukainya, jadi akhirnya aku mengambil keputusan untuk mengikuti saran Ibu meski aku katakan pada Megumi-chan bahwa kalau dia butuh aku, dengan sekuat tenaga aku pasti membantunya.
Sebenarnya untuk masuk ke kawasan rumahku itu harus melalui jalanan setapak yang kecil, yang kata Ayah itu adalah jalan paling aman dari orang-orang yang iseng dan jahat. Aku tidak percaya sebenarnya, tapi kalau malam sekitar rumahku sepi sekali, sepertinya kemungkinan terjadinya tindak kriminal pastilah besar. Dan karena masuk ke kawasan rumahku sangatlah kecil, aku tidak begitu kenal dengan tetangga-tetangga di sekitar rumah, aku hanya mengenal Takahasi-sensei yang sebenarnya dia itu guru lesku setiap sore, tapi dia juga seorang dokter hewan (aku sering kali main ke tempatnya karena di sana banyak sekali kucing dan anjing!). Lalu aku juga mengenal Bibi Matsumoto yang jualan banyak barang di toko kelontongnya yang tepat berada di depan jalanan rumahku. Bibi orangnya galak tapi anehnya barang-barangnya selalu habis setiap hari. Kata Ayah, itu karena Bibi Matsumoto orangnya tegas sekali, makanya disegani (aku dulu tidak tahu artinya disegani apa.)
Selain itu aku juga kenal Hinishi-san, kakak perempuan yang menjadi pengasuhku dan Megumi-chan kalau Ayah dan Ibu pergi keluar rumah untuk waktu yang lama. Hinishi-san tinggal tak jauh dari rumah kami, dia adalah anak sulung dari lima bersaudara dan adik-adiknya katanya sama nakalnya sepertiku, tapi aku sih tidak peduli, yang jelas begitu aku bertemu dengan adik-adik Hinishi-san, aku masih jauh lebih keren dari pada mereka.
Kenangan masa kecilku kurang lebih sama seperti anak-anak lain pada umumnya. Kami bermain ke lapangan rumput luas tak jauh dari perumahan kami dan bermain baseball saat itu. Aku tidak jago olah raga, tapi aku lumayan mahir bermain itu meski aku akui aku malas sekali bergerak. Waktu kecil juga aku dan teman-temanku bermain kumbang dan saling adu kuat. Megumi-chan sering kali mengomeli kami karena katanya kasihan kumbang itu pasti kesakitan, tapi yang ada Megumi-chan dan teman-teman perempuannya-lah yang akhirnya kami kejar-kejar dengan kumbang. Di pikir-pikir aku dan teman-temanku memang jahat sih. Selain bermain kumbang, aku ingat dulu aku sering sekali bermain pesawat kertas dengan teman-temanku yang lain, membuat camp rahasia, bermain macam-macam mainan. Rasanya menyenangkan.
Waktu kecil aku dan Megumi-chan sering kali berada di Rumah Penitipan Anak ketimbang di rumah karena kedua orang tua kami bekerja. Aku tidak begitu kesepian meski Ibu atau Hinishi-san selalu paling akhir menjemput kami karena orang-orang di Rumah Penitipan Anak sangatlah baik hati. Apalagi ada banyak anak di Rumah Penitipan Anak itu meski yah, ketika menjelang sore teman-temanku mulai pulang satu persatu dan akhirnya aku selalu tinggal berdua dengan Megumi-chan untuk menunggu dijemput. Pada waktu di Rumah Penitipan Anak, Megumi-chan pernah bilang katanya aku anak yang introvert dan cengeng, bahkan lebih cengeng dari pada dia. Aku sih hanya tertawa kalau mengingatnya.
Aku dan Megumi-chan sebenarnya sebal sekali kalau harus pergi ke Rumah Penitipan Anak. Kami sering kali memberontak dan merengek-rengek ketika Ibu atau Ayah mulai menarik kami ke luar rumah. Kami selalu berteriak "tidak mau! Tidak mau!" keras sekali sampai menangis. Tapi Ibu dan Ayahku sama-sama orang yang tegas—apalagi Ayahku—makanya pada akhirnya selalu kami-lah yang kalah, bisa karena ancaman palsu, atau benar-benar di paksa naik sepeda dengan sepatu dan tas di masukkan ke keranjang sepeda.
Di Rumah Penitipan Anak kami diajari banyak hal, salah satunya yang paling aku ingat adalah ketika kami ditanya tentang cita-cita. Sampai sekarang sebenarnya aku percaya kalau aku ini adalah Kamen Rider! Sedangkan Megumi-chan selalu menjawab dia ingin menjadi seperti aku! Aku juga pernah bilang aku ingin menjadi Santa Claus karena aku sangat percaya kalau Santa Claus benar-benar ada. Aku menyukai Santa Claus karena dia memberiku hadiah dan suatu hari aku ingin seperti dia yang bisa memberi banyak hadiah pada anak-anak sepertiku dulu. Meski setelah masuk tingkat pertama, aku tahu sih sebenarnya Santa Claus itu tidak ada, tapi aku dan Megumi-chan masih terus percaya sebenarnya dia ada, makanya kalau di tanya, kami tetap bilang “dia ada”. Orang-orang di Rumah Penitipan Anak hanya bisa menggeleng-geleng mendengar cerita kami saat itu.
Tapi ketika aku berusia sepuluh tahun, atau mungkin sekitar kelas lima atau enam SD, aku tidak lagi berada di Rumah Penitipan Anak, hanya Megumi-chan yang itu pun tidak berlangsung lama karena beberapa bulan kemudian dia meminta pada Ibu dan Ayah untuk tinggal di rumah karena katanya ada aku yang bisa menjaga. Aku menyanggupinya, dan seolah-olah hanya tinggal berdua dengan Megumi-chan, aku hampir melakukan semuanya sendiri seperti memasak nasi, buat ramen pun, mencuci baju, dan segala hal lainnya (meski tetap masih di bantu Hinishi-san!). Saat itu aku benar-benar merasakan hal-hal seperti, “Aduduh, panas!” atau “Yahh, jatuh~” saat memasak alias tidak bohongan seperti ketika aku bermain masak-masakan dengan Megumi-chan.
Sebenarnya aku tidak yakin apa yang aku ceritakan ini apakah benar-benar kenanganku sendiri atau kisah yang diceritakan orang padaku. Tapi aku percaya, kalau aku bisa menceritakan sampai sedetail ini tandanya ini memang aku alami. Sebenarnya masih banyak hal yang ingin aku ceritakan tentang masa kecilku, namun sepertinya aku harus petapa di kuil untuk beberapa saat agar ingatanku benar-benar jernih sehingga aku bisa menceritakan banyak hal tentang Kyoshiro Kecil itu seperti apa (haha). Dan jujur saja, aku ingin sekali bercerita tentang Megumi-chan dan keluargaku tapi entah kenapa sulit sekali mengingat mereka.
Mungkin karena saking kangennya justru hal-hal yang ingin di ingat tidak keluar.
Pernah tidak kalian mengalami itu?
Label: Arsip Ryokubita, Behind Chara, Character, Diary, Drabbles, Kyoshiro Kitazawa, Net World, Ryokubita
北沢 京 : Day 2
Senin, 14 Mei 2012
@5/14/2012 08:58:00 PM
DAY 2
Kau pikir siapa lagi yang menulis semua ini selain Kyoshiro Kitazawa?
Tahun 1993, tanggal 17 April di Musim Semi, kalau aku tidak salah ingat itu adalah hari sabtu, hari pertama aku menginjakkan kaki di sekolah ini setelah sebelumnya selama dua minggu ke belakang aku mengurus segala macam keperluanku untuk sekolah yang—sungguh itu sangat merepotkan!! Apakah sekarang juga? Wah, sepertinya dari dulu tidak berubah ya jaman ke jaman, tapi saranku sih nikmati saja! Menyenangkan kok karena di tengah-tengah repotnya kalian, kalian bisa menemukan teman baru sepertiku!
Yep, aku ingat pertama kali aku mengenal
Kei Yamazaki saat aku kelimpungan menggiring banyak buku yang baru aku beli. Waktu itu buku-bukuku tiba-tiba terjatuh karena kakiku tersandung batu kecil di jalan setapak. Alhasil tentu saja, buku itu berserakan kemana-mana. Lalu tahu-tahu saja, Kei datang dan membantuku. Itulah perkenalanku dengan Kei untuk pertama kalinya.
Kei orang yang arogan, sama sepertiku, tapi dia masih bisa menahan diri.
Tidak tahu sih, yang jelas aku lebih keren.
Keren
sekali.
Oh lanjut. Mungkin karena kita sama-sama memiliki sifat arogan, makanya aku masih ke asrama Bara. Asrama itu dilambangkan dengan bunga mawar yang berwarna merah pekat. Kata Mori-sensei (waktu itu kepala Asrama Bara itu Nagataki Mori, sekarang berubah-ubah ya?) asrama Bara itu diperuntukkan bagi mereka-mereka yang memiliki jiwa ambisius—bersemangat hingga terkadang akan melakukan apapun agar tujuannya tercapai. Aku tidak yakin sih dulu aku ambisius karena apa, apakah sekolah ini tahu aku begitu ingin keluar dari rumah sehingga aku berada dalam kategori '
melakukan apapun agar tujuannya tercapai'? Tidak tahu sih, yang jelas aku cukup senang karena aku masuk asrama Bara. Warnanya merah soalnya, dan merah itu keren.
Selain Kei, aku juga bertemu banyak-banyak orang dari berbagai asrama dengan karakteristik yang berbeda-beda. Seperti misalnya aku bertemu dengan Touya Morimoto yang sama-sama dari Bara tapi dia orangnya tekun sekali! Bayangkan! Setiap hari belajar! Aku sih muntah duluan kali ya kalau melihat buku setiap hari, bahkan lebih dari semenit aku pun meragukannya. Lalu bertemu dengan Takumi Ogawa dari asrama Kiku yang sumpah deh berisik! Setiap kali bertemu dengan Ogawa-kun, astaga rasa-rasanya gendang telingaku mau pecah mendengar dumelannya dan ceramahnya yang luar biasa menyiksa. Aku sering kali menyumpal mulut Ogawa-kun dengan onigiri kalau aku sudah muak dengan ceramahnya, ihihihi. Tapi sekarang aku kangen sih dengannya, habis kalau tidak ada yang bawel, rasanya sepi sekali. Ah! Aku juga kenal Sakura Yabe dari asrama Sakura yang luar biasa kalem dan kalau ngomong benar-benar pelan sekali. Aku ingat tuh pertama kali berbicara dengan Yabe-san, mungkin lebih dari sepuluh kali aku bertanya '
Apa?' atau '
Apa Yabe-san? Aku tidak dengar?' sampai-sampai Kei bilang padaku mungkin telingaku-lah yang bermasalah.
Aku benar-benar sangat merindukan teman-temanku sekarang ini. Mereka semua pastilah sudah lulus dan sudah memiliki keluarga sendiri, punya istri atau suami dan anak-anak yang lucu. Sayangnya karena aku mati di usia muda, aku tidak bisa merasakan hal yang sama dan hanya bisa merajut rindu yang tidak pernah bisa di tebus apa pun. Yang bisa aku temui hanyalah Kei, dia sudah seperti sahabat karibku yang juga seperti saudaraku. Kei meninggal karena tertabrak mobil di Hakamadote (mentang-mentang Hakamadote jarang ada mobil, sekalinya ada mobil bawanya ngebut! Dasar bego!) dan tidak sempat mendapatkan pertolongan sehingga saat itu juga Kei meninggal. Karena merasa dendam, dia enggan pergi ke Nirwana sebelum menemukan siapa pelakunya, setidaknya itulah janji Kei yang terucap sebelum nafas terakhirnya berhembus.
Sedangkan aku?
Aku bergentayangan di sekolah ini karena apa?
Label: Arsip Ryokubita, Behind Chara, Character, Diary, Drabbles, Kyoshiro Kitazawa, Net World, Ryokubita
北沢 京 : Day 1
@5/14/2012 08:19:00 PM
DAY 1
Kenalkan, namaku Kyoshiro Kitazawa.
Umurku? Umurku 16 tahun meski sudah 32 tahun aku berada dalam tubuhku yang berusia 16 tahun ini. Sudah selama itu pula aku berada di sini, di tempat yang tidak bisa aku tinggalkan meski aku ingin sekali keluar dan berjalan-jalan seperti biasa, melihat kehidupan di dunia yang kini aku sebut antah berantah. Tapi sayangnya aku tidak akan pernah bisa—yah, aku lebih suka di sini karena bagiku tempat ini sudah seperti rumahku, setidaknya di sinilah aku tumbuh, aku hidup, dan aku dikuburkan.
Entah sudah berapa banyak anak laki-laki atau perempuan atau bahkan binatang-binatang yang datang dan pergi di depan kedua mataku, hilir-mudik bergantian tak pernah henti setiap harinya, aku tidak ingat, tapi itu bukan masalah bagiku karena jika meski sulit aku masih bisa berinteraksi dengan mereka secara nyata. Itulah mengapa aku suka sekali berada di sini karena aku beruntung masih bisa merasa hidup meski hanya sebatas obrolan belaka.
Dulu aku tinggal di Okinawa bersama keluargaku. Aku punya Ayah, Ibu, dan adik perempuanku satu-satunya yang bernama Megumi. Ayahku adalah orang yang sangat keras bahkan kalau boleh jujur, aku sering kali merasa sebal karena sifatnya itu. Kalau aku tidak mau, Ayah biasanya memaksa agar aku mau. Begitulah sifat kerasnya. Tapi kata Ibu, Ayah juga orang yang sangat penyayang. Diam-diam ayah memperhatikanku dan adikku meski di depan kami dia justru terlihat dingin dan cuek. Ayahku juga sangat jarang berbicara, dia hanya akan berbicara kalau ada perlunya, mungkin karena inilah orang tuaku jarang terlihat berbicara satu sama lain.
Sedangkan Ibuku adalah orang yang sangat anggun dan penuh kasih karena kelembutannya. Ibu juga salah satu orang yang sangat bijaksana yang pernah aku lihat. Ibu tidak pernah marah di depanku atau di depan adikku, bahkan kalau ada yang kesal di rumah, Ibu-lah yang mendinginkan suasana. Yah, meski pun secara terang-terangan Ibu terlihat lebih menyayangi Megumi, itu tidak masalah, mereka kan sama-sama perempuan, wajar kalau ada ikatan batin secara berlebihan ketimbang aku yang berjenis kelamin laki-laki. Oh iya, banyak yang bilang kalau wajah ku lebih mirip Ibu ketimbang Ayah, sedangkan Megumi kebalikannya. Aku tidak tahu sih kenapa bisa begitu.
Adikku bernama Megumi, dia anak yang cantik dan manis sekali. Aku ingat dulu kalau aku berjalan-jalan sekali pun itu di dalam rumahku yang luas sekali, Megu mengekorku kemana pun aku pergi. Lucu sekali. Dia juga sering kali meminta bantuanku kalau-kalau pelajaran di sekolahnya terasa sulit baginya. Aku menyayangi Megumi lebih dari apa pun, mungkin karena aku seorang kakak juga jadinya aku bersikap protektif terhadapnya.
Aku pergi dari rumah ketika aku sudah merasa tidak betah dengan perlakuan keras Ayahku. Ada sebuah sekolah yang mengatakan bahwa aku di terima di situ dengan sistem perasrama yang intinya, selama setahun selain liburan kenaikan kelas, aku akan berada jauh-jauh di rumah. Aku ingat, untuk pertama kalinya aku masuk sekolah jauh dari rumah, dan kalau tidak salah itu adalah tahun 1993. Megumi tampak sedih sekali, tapi aku berjanji padanya aku akan terus-menerus mengirimnya surat agar dia tidak kesepian di rumah.
Tapi kehidupanku ternyata tidak bertahan lama. Maksudku, hidup sendirian di tempat yang sebelumnya tidak pernah kau tinggali apalagi kau tahu bukanlah hal yang mudah. Banyak hal-hal yang aku lalui dan sungguh hal itu sangat beragam, ada yang menyenangkan, menyebalkan, bahkan membuat marah. Seharusnya aku menyusukuri semua itu, tapi selama aku hidup aku malah merecoki dan mengkeluh-kesahkan semuanya seolah-olah apa yang aku hadapi waktu itu salah. Tapi sekarang, begitu aku mati, aku menyesalinya. Seharusnya selagi aku masih hidup, aku harus mensyukuri semua itu apa pun bentuknya, karena sekarang justru aku tidak lagi merasakan apa yang aku rasakan waktu aku hidup. Meski begitu, aku tetap menyesali sih kenapa aku mati di saat usia enam belas tahun, dan hanya tiga tahun di sekolah itu. Semua gara-gara kejadian di kamar mandi, dan aku menyesalinya teramat sangat. Andaikan semua itu tidak terjadi.
Ya ya ya, lagi-lagi aku hanya bisa mengeluh—ya namanya juga hantu.
Hmm hmmm, aku sedang ingin mengulas alasan kenapa aku masih bergentayangan sampai sekarang omong-omong. Berbicara terus kepada Fuji rasanya kasihan, dia juga punya kehidupan, aku tidak mau kehidupannya berubah menjadi suram hanya karenaku, makanya sebisa mungkin apa yang aku ingat ingin sekali aku curahkan di sini, setidaknya semua kehidupanku, bukan cuma seputar sekolah dan keluargaku saja, mungkin rahasia Megumi juga akan aku ceritakan di sini. Ahahahaha!
Baiklah, sekian ceritaku, mungkin akan aku lanjutkan nanti.
Aku mau kencan dengan Fuji! Fufufufu!
北沢 京
—ya ampun aku masih ingat kanji namaku!
Label: Arsip Ryokubita, Behind Chara, Character, Diary, Drabbles, Kyoshiro Kitazawa, Net World, Ryokubita
RP NO PAWA!
Kamis, 19 April 2012
@4/19/2012 01:49:00 AM
Between your Character and visualization.
Jadi karena semalem (atau mungkin dari dua malam? Ya itulah) kemarin keasyikan baca THE HYDE dan TETSUGAKU translation atau bisa di bilang versi bahasa inggrisnya (sorry, I'll not publishing in here. it's not my business. Just search it, you'll find that), gue selalu berujung ketawa-ketawa dengan fakta-fakta yang gue temuin. Meski gue pernah bilang ada beberapa fakta yang gue ambil dari visualisasi mereka ke karakter-karakter gue alias gue emang sengaja buat menyamakan mereka di beberapa sisi, ternyata ada juga yang secara enggak sengaja beneran sama di luar rencana. Maksud gue, untuk Tetsuyama, okelah gue pernah baca TETSUGAKU waktu dulu banget (sekitar tahun 2008 apa 2009—emang udah lama), tapi kan itu udah lama banget sedangkan gue ngegerakin Tetsuyama udah hampir tiga tahun, thats mean anak gue berkembang, dan diluar dugaan perkembangan Tetsuyama sama TETSUYA ternyata ada beberapa yang sama. Oh, mungkin ini yang disebut RP no Pawa.
Kalau dulu di IH judulnya between you and your character, gue lebih tertarik between your character and visualization. LOL. Dan karena anak gue banyak, tentunya pasti ini post bakalan panjang, tapi enggak sih, gue cuma bakal ngepost beberapa anak yang emang udah ketauan persamaan sama perbedaannya aja sih—hei, gue ga selalu fandom dari masing-masing anak gue loh ya, kebetulan aja visunya cocok dan karakter anak gue seperti visualisasi tersebut. Semacam itu. Dan karena dari kemarin gue searching soal Larc dan Sugar, mungkin segitu dulu aja kali ya.
Kyoshiro Kitazawa - HYDE.
- Boncel alias pendek. Meski tinggi Kyoshiro di tambahin 2 cm dari Hyde sih.
- Sama-sama buta warna. Meski HYDE buta warna parsial, Kyoshiro deutromali.
- Sama-sama 'bocah' dalam arti childish.
- Sama-sama maniak coklat tapi gak begitu fanatik valentine
- Sama-sama suka gitar dan egois
- Kyoshiro itu setan, sedangkan HYDE benci banget soalnya dia pernah mimpi di kejer-kejer setan—HAHAHAHA.
- Ulang tahun mereka beda jauh, banget.
- Golongan darahnya sama-sama O !! =)) =)) #headbang
- HYDE anak tunggal, Kyoshiro punya 1 adik perempuan
- Sama-sama suka tamagotchi~
Tetsuyama Ikuya - TETSUYA
- Sama-sama karakteristik 'Sakura' meski dalem-nya 'Kiku'
- Sama-sama work-a-holic, luar biasa.
- Sama-sama santai dalam arti kepribadian
- TETSUYA enggak pernah punya waktu luang—I mean, dalam kehidupan nyata, waktu luang dia bakalan di pake buat nge-bass atau nulis lirik. Bahkan kalau pun ada sms atau email masuk jarang banget dia bales. Tetsuyama kebalikannya, waktu luang dia banyak
- TETSUYA punya 2 adik perempuan, Tetsuyama punya 1 adik perempuan dan 1 kakak laki-laki
- Tingginya sama, beratnya beda. TETSUYA lebih gendut dikit.
- TETSUYA suka banget sama SUNNY, dan fyi, Tetsuyama pairingnya Naoko Ikeuchi =))
- TETSUYA kalau ngomong di pikir dulu, maksudnya, karena dia bijaksana (banget) kata-kata dia selalu hati-hati, selalu sebisa mungkin enggak ambigu. Tetsuyama sekali pun sama-sama bijaksana, dia lebih suka blak-blakan.
- Sama-sama gak suka sama anak-anak, tapi belum kebayang kalau anak sendiri.
- TETSUYA sangat, sangat, sangat, cleanfreak. Tetsuyama sih nyantei.
- Sama-sama suka gundam, evangelion, sama bass.
- Sama-sama ga suka masak (HAHAHAHAHA) bedanya kalau Tetsuyama emang gak bisa, kalau TETSUYA dia gak suka kotor >__>
- TETSUYA bisa di bilang waktu sekolah agak ansos, gak ikut klub apa pun, Tetsuyama kebalikannya, ikut klub dan famous -__-
Yoshitsugu Kitamura - Ken Kitamura
- Marga—emang sengaja sih disamain.
- Sama-sama punya saudara perempuan! =)) #troll
- Tingginya sama (disamain sih, gila 178 tinggi amat =)))
- Ken sangat, sangat, sangat cerewet. Yoshi kebalikannya.
- Ken suka olah raga, Yoshi kebalikannya.
- Mereka sama-sama perokok dan suka sake.
- Mereka sama-sama punya telinga yang peka, kalau Ken dominan ke musik, Yoshi apa pun.
- Ken semasa sekolahnya super sangat bersosialisasi. Sama siapa aja kenal, cool, gaul, etc. Yoshi kebalikannya (kok kebalikan dari tetsuyama-TETSUYA ya =)))
Masahiro Awaji - Yukihiro Awaji
- Marga—emang sengaja sih disamain.
- Sama-sama misterius, quite, pendiem, susah di tebak, pemikirannya beda sendiri.
- Sama-sama bujangan, beda alasan. Yukkie menurut buku biografinya, dia dulu punya pacar, senpainya, tapi sayangnya pacarnya tewas karena kecelakaan ;w; kalau Masahiro sih emang jomblo aja, jodohnya entah dimana. Lalalala~
- Yukkie sangat gaul dalam arti gadget apa pun dia bisa. Masahiro kebalikannya, dia udik.
- Sama-sama suka warna hitam.
- Pendiam, sangat.
- Kurus ceking. Yeah.
- Tingginya di buat beda, Yukkie 165 cm, Masahiro di buat 170 cm.
Apa lagi ya...—kalau udah lupa suka bingung mau nulis apa. Bahkan Sugar sama Reichi aja bingung. Ah udah lah, lumayan segini juga. Anw, udah lama ya gue ga nulis blog? Terakhir 11 April, dan apa kabar fanfic challenge gue? Hahahaha, masih dalam berupa draft, akhir-akhir ini gue lagi keasyikan (???) nugas. Tapi tenang, secepat mungkin update kok~ Dan post ini kalau pun ada yang nambah, gue tambahin lagi ah~ toh THE HYDE masih unfinished dan TETSUGAKU masih banyak chapter yang harus gue baca ulang 8DDD
Yuk mari~
Random~
Label: Behind Chara, Challenge, Character, Kyoshiro Kitazawa, Masahiro Awaji, Random, Ryokubita, Tetsuyama Ikuya, Yoshitsugu Kitamura
Character List
Senin, 02 April 2012
@4/02/2012 09:02:00 PM
Ryokushoku o Obita
- Kyoshiro Kitazawa [canon]
IndoHogwarts
- Darrell Karl Ervanthe (adoption)
AniHogwarts
- Ervander Dammian Ervanthe
- Michael Llewellyn (deleted)
AniDrumstrang
- Christian Bernadotte (deleted)
Toshi Haku
- Yoshitsugu Nakamura (deleted)
Beauxbatons Academy
- Josalynn Marguerite (deleted)
Reincarnation
Mapleday
The Four Nation Forum (Avatar World)
New Indo Durmstrang
- William Lindfors (deleted)
Jadi ceritanya setelah saya edit theme blog bagian list ini terpaksa saya
cut dan ganti pake icon karena gatel pengen masukin gif tetsu ke blog HAHAHAHAH fangirl emang dapat melakukan apa aja #plakdies. Nah, ini list total yang gue pegang ya, kalau yang ada di 'net world' itu cuma visualisasi anak yang gue pegang (dengan link chara dominan) ' '
tenang, makin lama makin nambah kok =)) #krik
Label: AniDrumstrang, Anihogwarts, Behind Chara, Character, Indohogwarts, Mapleday, Net World, Reincarnation, Ryokubita
Another Challenge RPF
Sabtu, 17 Maret 2012
@3/17/2012 04:41:00 AM
Jadi, setelah gue melalang buana nge-stalk blog orang-orang yang gue dapet dari twitter (entah itu flavors.me atau emang link blogspot/tumblr) gue dapet banyak challenge gitu deh =)) dan karena gue sedang menyibukkan diri tapi enggak tahu harus apa, jadi gue lanjut challenge aja deh. Tab blogger gue banyak loh tapi isinya draft semua #penting =)) duh jadi ngebacot. Well, ini gue dapet dari LJ-nya ndhez btw :/ tapi ke close terus koneksi gue patah-patah jadi ga kebuka (buang) ntar gue edit deh.
Pernah RP di mana aja?
- Forum-nya Tsu, demi gue lupa namanya.
- Ryokushoku O Obita
- IndoHogwarts (yang dulu, bukan yang baru)
- AniHogwarts
- Pondok Rantau
- Toshi Haku
- Reincarnation
- Mapleday ( Progress )
- Avatar - four nations ( Progress )
Wah, sedikit 8D #apa.
Chara-chara:
Duh, ini udah ada listnya =)) coba di pinggir sebelah kiri, kotak nomor paling kanan (ke empat) silahkan di pejret, itu list karakter gue =)) *ga mau susah* *plak* Well, iya deh gue copas, tapi ga gue jelasin ya.
- Ryokushoku o Obita
- Tetsuyama Ikuya
- Reichi Shibasaki
- Kiyoshi Ikuya
- Miho Mizuhara
- Shigeru Matsuura
- Yoshitsugu Kitamura
- Daisuke Taniguchi
- Nana Kobayashi
- Miyuki Matsuoka
- Bratashena Cakrabirawa
- Mocchan [canon]
- Kyoshiro Kitazawa [canon]
- Akira Ise [canon]
- Masahiro Awaji [canon]
- IndoHogwarts
- Zeny G. Kiryl (RIP)
- Cora Llewellyn (Reset)
- Clara Eielithyia
- Darrell Karl Ervanthe (adoption)
- AniHogwarts
- Ervander Dammian Ervanthe
- Michael Llewellyn (deleted)
- Javier Ervanthe
- Toshi Haku
- Yoshitsugu Nakamura (ga pernah gue mainin, krik)
- Reincarnation
- Amenominakanushi [canon]
- Kouki [canon]
- Iruka [canon]
- Maki [canon]
- Mayumi Isora [canon]
- Makoto Tadashii [canon]
- Yukihiro Nagashima [canon]
- Kyoko Matsumoto [canon]
- Mapleday
- Joseph Panabaker [canon]
- Maya Panabaker [canon]
- Won Fei Lung [canon]
- Allyssa Baylee [canon]
Tenang, nanti nambah kok pasti #APA.
Chara yang paling berkesan:
SEMUA!!! =)) Ga bohong gue, gue suka semua anak-anak gue yang segambreng itu *lirik atas* Tapi kalau di tanya yang paling sepaling-palingnya, gue bisa ngasih list sih, dan mungkin sebisa mungkin dari setiap forum yang gue ikutin, gue coba ambil ter-favorite kali ya? Tapi ga janji gue bakal ngasih satu nama, pasti lebih hahahaha #plak. ANW, perlu di ingat, sebenarnya gue suka semua karakter anak-anak gue, soalnya kalau gue perhatiin, ternyata karakter-karakter yang gue bikin beda-beda semua =)) =)) kalau pun ada yang sama, pasti gue bisa ngasih tau perbedaannya. #heaa.
- Tetsuyama Ikuya dari Ryokubita.
Alasan kenapa gue milih Tetsu adalah mungkin karena dia delapan puluh persen mirip banget sama gue, jadi kalau gue repping pake Tetsu, gak pake mikir gue bisa ngehajar ampe tiga ratus kata. Nyolotnya sama, cara ngomongnya sama, emosiannya sama, pokoknya sama deh. Jadi apa ya, gue berasa ngobrol as diri gue sendiri meski gue juga kadang kala kelagapan kalau repping as Tetsu entah pas dia lagi galau, atau lagi males, atau bosen. Tapi bukan berarti gue ini Tetsu ya =)) ada perbedaan yang kentara antara gue sama Tetsu (selain gender) adalah Tetsu super santai orangnya sekali pun emosian, kalau gue boro-boro santai. LOL.
- Yoshitsugu Kitamura dari Ryokubita.
Bisa di bilang, Yoshi ini adalah keinginan gue kalau gue punya cowok #dibuang =)) =)) Enggak ding, bohong. Karena karakter ini adalah karakter ter-tenang, ter-kalem, ter-datar yang pernah gue jalanin. Sebuah tantangan baru karena gue ga pernah bisa ngegerakin karakter kayak Ken kemarin-kemarin. Dan sekarang, dengan lancar gue bisa gerakin dia meski tetep aja mikirnya lebih ekstra. Hanya saja yang paling gue sukai dari Ken ini, selain karena gue masih kaku, Ken juga ngebawa gue biar lebih santai, terus positif thinking, dan semacamnya.
- Kyoshiro Kitazawa dari Ryokubita.
Ini anak adalah karakter gue yang paling galau sekaligus tantangan PERTAMA KALI gue RP adalah Kyoshiro ini. Gue ngegerakin karakter hantu padahal waktu itu karakter human gue aja tolol =)) gue cinta mati sama karakter Kyoshiro yang stuck di usia enam belas tahun. Gue suka karakter dia yang selalu nutupin kesedihannya sekaligus rasa siriknya kalau ngeliat orang-orang (manusia) di hadapannya. Gue suka karakter dia yang terhitung hantu-ramah-setengah-lawak-tapi-galau. Pokoknya gue suka, dan visunya juga Hyde sih HAHAHAHA.
- Miho Mizuhara dari Ryokubita.
Sama kayak Tetsu, ini karakter cewek gue yang pertama (ga pertama juga sih sebenernya) jadi bisa di bilang di diri Miho ada sisi kepribadian gue yang sangat-amat-teramat-super-sangat jarang gue tunjukin ke orang-orang yang jadinya gue lampiasin ke Miho. Iya, gini-gini gue juga sebenernya tipe orang yang gampang pundung juga manja juga tsundere. Tapi ya karena gue agak-gengsi-juga jadi gue lampiasin ke Miho. Seperti Clara, gue kalau repp Miho gak pake mikir alias lancar aja gitu. Hahahah. Seru.
- Clara Eileithyia dari IndoHogwarts.
Clara ini tipe anak yang sangat lucu. Polos. Nyablak. Pokoknya ngegerakin Clara tuh enak banget, lancar aja gitu ngetik gak pake mikir (pake juga sih tapi ya gitu deh), bener-bener childish, bener-bener ngegerakin anak-anak tuh ya dari Clara. Satu-satunya karakter yang punya fan-art-journal ya cuma si Clara =))
- Michael Llewellyn (deleted) dari AniHogwarts.
Penyesalan terbesar yang pernah gue alami selama gue RP adalah, gue menghapus Mike (sedih). Ini anak, sekali pun jarang gue mainin, banyak yang suka karena keimbisilan dia. Gimana ngegerakin anak-anak yang stress gegara rambut merah dan kerjaannya ngajak ribut orang-orang. Tapi karena gue ga kuat megang anak anime (gomen, spesialisasi saya ternyata human aja...) jadi gue delete sih. Yang bertahan cuma Ervan, itu juga termasuk karakter favorite gue sebenernya karena galau HAHAHAHAH #heh cuma galaunya gak bisa ngalahin Kyoshiro sih. TAPI ervan tetep di hati :"> #sukasamaervanbeneran #dibapuk
- Semua karakter yang saya pegang di Reincarnation.
Pada dasarnya, gue bikin forum ini adalah UNTUK LAWAK DAN SENANG-SENANG =)) =)) mana ada dewa gaul yang ber-guvhe-eloh di RP atau banci yang ber-akika-yey-segambreng-jijay-markijay selain di Rein? Karakter di forum mana yang hobinya ngusilin orang padahal jabatannya adalah seorang malaikat selain di Rein? DAN DEWA MANA COBA YANG JUALAN KERUPUK PEDES MAICIH SELAIN DI REIN?! =)) =)) CUMA DI REIIIN *promosi* *dibapuk* =)) =)) =)) gue suka main di Rein karena yaaaa selain gue pada dasarnya suka nge-admin, gue juga suka lawak sih ya =)) =))
- Won Fei Lung dari Mapleday.
Sebenernya, obsesi gue adalah bikin karakter latar belakang Indonesia, tapi karena ga kesampean melulu (karena sebenernya gue ngejer visu)(heh) jadilah gue ngejer obsesi yang lain, yaitu pake visu jet li DAN KESAMPEAN DONG DI FORUMNYA SARIII =)) =)) gila gue seneng banget meski belum pernah gue mainin, masih ngeraba-raba sih soalnya apa ya, jomplang aja dari yang biasanya jejepangan tau-tau ke barat, gue agak susah juga.
Masa-masa paling berkesan pas RP, coba ceritain:
Pokoknya semua buat gue itu berkesan! Ya galau, ya lawak (SERINGNYA SIH LAWAK =)) =))), ya marah-marah, ya fangirling, ya mojok, ya lovey-dovey, ya gombal, pokoknya semua-muanya! Tapi tetep, berkesan buanget buat gue adalah spesialis lawak =)) Ryoku tuh forum badut, isinya ngocol semua =)) #dibuang
Sering blending ga kalo RP, ceritain juga:
Dari sekian banyak anak, pertama kali banget gue blending adalah Kyoshiro Kitazawa. Itu beneran bikin gue blending pas di thread sama Fuji Amamiya untuk pertama kalinya. Pokoknya feel sedih, galau, kesepian, sakit hati, sirik, sama benci-nya Kyoshiro kebuka semua sama Fuji padahal gue susah payah nutupin =)) =)) bener-bener pertama kali banget. Terus di lanjut sama Clara Eileithyia yang blending gegara patah hati sama karakternya Mijuh di IH yaitu Shoichi L. Wayland selama ini gue kalau bikin anak alhamdulillah plot mereka happy-happy aja, berantem dikit sih iya, cuma kalau ampe patah hati baru Clara doang =)) eh sama Yoshitsugu sih sebenernya, tapi itu PM pribadi (-////-) terus lanjut blending Tetsuyama Ikuya sama Naoko Ikeuchi pas mereka berantem. Padahal berantemnya ga lebay, tapi ga tau kenapa, gue ngebayangin enam tahun pacaran, berantem cuma karena hal kecil sampe berbulan-bulan itu nohok banget =)) Selebihnya blending ber-kyaaaaa jejeritan sih.... ehm, Tao Ito sama Yoshitsugu Kitamura #DIBAPUK
Menurut lo, kekuatan dari RP lo apa:
LAWAK!! EoD !!! =)) =)) Ahahahahah emang, beneran, gue kayaknya jago banget lawak, otak gue tuh otak lawak banget yang pikirannya happy-happy mulu (bukan tipe orang yang suka plot serius, LOL) tapi selain itu, kelebihan gue juga gue bisa bikin banyak karakter dengan karakter yang berbeda-beda pula, tulisan gue terhitung panjang dan.... yah, lumayan. Sama gue punya ciri khas tertentu katanya dari deskrip tapi gue sendiri ga tau. Oh, gue juga bisa di bilang bisa nutor orang (sebagai editor gitu) mana point-point yang enaknya di pisah, atau di tambahin, atau menimalisir pemakaian Long-Dash, gitu-gitu.
Kelemahan RP lo:
Gue ga bisa ga lawak =)) =)) #dihujanijarum. Selain itu gue juga sering banget typo yang fatal, yang salah satu huruf bisa artinya juga beda, bukan salah ketik tapi salah huruf, terus gue juga nembok kalau repping, selalu mengulang deskrip, selalu monoton juga. Dulu sih gue suka ga konsisten sama karakter, tapi setelah karakter gue banyak dan bermacam-macam, gue bisa megang satu karakter ke karakter yang lain tanpa harus meng-out-of-character-mereka gitu.
Lo suka buat deskripsi detil buat chara lo:
Suka banget. Buat gue, karakter harus gue tulis dengan jelas dia lagi apa, jam berapa, dimana, pakaiannya kayak apa, dia sedang berbuat apa (ngerokok atau duduk), apa yang ada di pikiran dia sehingga dia bisa berada di tempat itu (alasannya, atau ya 5w1h gitu deh). Prefer sih gue lebih deskrip ke fisik. Kenapa? Biar jelas aja, biar ngebantu RP-ers yang lain supaya bisa ngebayangin anak gue kayak apa, toh gue ini tipe orang yang meng-out of visu-kan anak-anak gue. Ya, visu gue enggak sama dengan anak-anak gue loh : >
Inspirasi chara lo darimana aja?
Gue jarang nonton dorama. Serius. Gue suka drama sebenernya, tapi karena gue udah terlalu ilfeel dengan shitnetron dan drama-korea yang juga mirip sama sinetron, gue jadi males. Akhirnya inspirasi karakter gue selalu dari orang-orang sekeliling gue yang gue garap lagi. Misalnya gue tertarik sama A, maka gue bakal bikin karakter itu kayak A cuma supaya enggak mencoret nama si A itu, gue harus masukin sifat atau sikap yang lain (biasanya dari gue) karena bagaimana pun, karena gue ngambil dari sifat orang, gue ga mau merusak nama orang itu juga.
Penamaan chara lo dapet dari mana aja?
Komik sama internet, LOL.
Ada chara yang ngasih inspirasi ga buat RP lo?
Ada. Mereka semua ngasih inspirasi buat gue, ngajarin gue secara enggak langsung buat ngejalanin hidup kayak pipa air aja, ngalir, ga perlu resah. Jatuh boleh, resah boleh, kesel juga boleh, tapi tetep ngejalaninnya santai aja, jangan lebay jangan berlebihan. Tetep tegar, teguh sama iman, percaya sama Tuhan, pasrah sama Tuhan, dan berjuang. Itu yang gue dapetin selama gue RP. Enggak, gue ga berlebihan, tapi faktanya memang begitu.
Ada lagu yang cocok untuk chara-chara lo?
.... enggak ada sih kayaknya, kalau pun ada biasanya ga bertahan lama : /
Sering WEBE-kan? Tips menghadapinya gimana?
Jangan repp. Serius. Kalau webe jangan repp. Tergantung sih, kalau webe parah ya jangan repp, kalau webe cuma karena blending, mending repp aja, soalnya begitu lo baca ntar-ntar beberapa hari kemudian, itu pasti bakal 'kena' banget. Gue tuh kayak gitu pas Kyoshiro, webe gegara blending, tapi gue paksain, dan pas gue baca lagi (meski abal) ternyata kena juga, perasaan Kyoshiro kegambar banget. Tapi kalau emang harus repp padahal webe, gue saranin sih gunain imajinasi, jadi posisi si karakter, kira-kira kalau gue dalam posisi karakter, gimana ya. Gitu sih yang gue pelajarin dari si Nana Kobayashi.
Kalo ada chara yang ehm... keknya ngejiplak chara lo nih... gimana tanggapan lo?
Gue punya pemikiran tersendiri yang selalu gue percaya adalah : di dunia ini enggak ada yang benar-benar asli atau original. Semuanya serba contek, jiplak, yang di buat perbedaannya yang kalau semakin berkembang semakin unik dan jadi hal yang 'baru' padahal dasarnya sama. Contohnya misalnya merk komputer, ada komputer A terus beberapa tahun kemudian ada komputer B dan ada komputer C, tapi mereka ingin beda, di buatlah komputer B tidak sama dengan A begitu juga dengan C sehingga semakin ke depan, mereka di kenal nama B dan C padahal kan aslinya dari A *belibet* *tapi bener*. Originalitas di dunia itu buat gue sangat minim, jadi kalau ada yang ngejiplak ya.... gue sih oke-oke aja.
Kesel jelas, siapa juga yang ga kesel karena lu udah punya cerita sendiri dengan karakter lu itu tapi ternyata malah di jiplak. Tapi mungkin aja justru mereka ngejiplak karena karakter kita oke, bisa kan? Atau karena inspirasinya sama? Atau karena kebetulan pemikirannya sama? Semua bisa terjadi, cuma kalau pun emang sama persis buanget, ya gue tanya sih biasanya.
PS : Percaya ga lo? Gue ngetik 2 jam buat ini, dan sepuluh menit yang lalu chrome gue nge-crash dan gue ngetik ulang? Untungnya blogger ada saving otomatis jadi seenggaknya gue ga perlu nulis ulang banyak-banyak =)) =)) <<< ini curhat banget.
Label: Behind Chara, Challenge, Random, Real World, RPF
behind chara : Tetsuyama Ikuya
Minggu, 04 Maret 2012
@3/04/2012 11:06:00 PM
Stand up for your final choice! Now the time of fate has come!
Fly away beyond the clouds! Will you still be in your dreams?
New World - Larc en ciel
Ini adalah karakter pertama saya, dimana setiap kenistaan, out-of-chara, plot bombastis-enggak-logis-tapi-tetep-nista, plot-plot lawak, dan segala macam perkembangan anak benar-benar terjadi di sini, di si Tetsu ini. Enggak tau sih, tapi buat gue anak pertama bukan anak kesayangan, tapi anak kebanggan, karena kalau bukan karena Tetsu, gue ga belajar RP.
Nama : Tetsuyama Ikuya - 哲弥 郁也
Demi apa pun gue ga bisa ngejelasin apa artinya nama ini. Gue cuma nambahin 'ma' di kata Tetsu, dan Ikuya diambil dari—dari mana ya? Lupa gue. Pokoknya gue nyomot dari nama orang (bukan marga loh, LOL). Gue bias sama Larc en ciel, terutama si leader ini, makanya pas cek kalau Tetsu belum ada yang pake, tanpa basa-basi gue regis pake visu ini. Enggak sempet mikirin nama, enggak sempet mikirin biodata lalalal, pokoknya regis, asal bikin nama, dan pejet enter. End of Discussion =)) #dibuang.
Visualisasi : Tetsuya Ogawa - Larc en Ciel.
Udah gue singgung di atas kalau gue ini bias larc en ciel dan gue suka banget sama si leader =))
Tempat/Tanggal lahir: Tokyo - 14 july 1986
Awalnya gue mau nyamain biodata Tetsu ini sama si Tetsuya asli, tapi gue mikir, ini gue mau RP apa mau nge-RP-in Tetsuya? Akhirnya gue ubah langsung (beberapa kali malah) dan nyomot Tokyo sebagai tempat lahirnya, Yokohama sebagai domisilinya. Gue suka sama Tokyo, karena... Tokyo itu satu-satunya tempat yang gue tau waktu itu (geografi gue goblok sih emang) jadi ya langsung deh regis pake lahir di Tokyo.
Tetsu ini gue bikin berdasarkan seseorang yang deket sama gue. Sifat, sikap, kepribadian, dan yang lain-lainnya gue patokin sama temen gue itu. Dan yang paling kentara persamaannya adalah tahun lahirnya: 1986. Waktu itu gue agak rancu sama tahun lahir di Ryoku (karena batas-batasan) gak ngeh kalau 86 itu paling kecil (eh enggak paling juga sih) asal regis aja. Kalau tanggalnya, gak tau kenapa gue pengen aja. #shot.
Asrama : Sakura nyasar.
Nah, ini aib pertama—atau kesekian.
Pertama kali regis, gue emang ngincer sakura. Apalagi kalau bukan karena deskrip sakura itu yang 'cool' atau something like that. Dan karena waktu pertama kali regis ini anak emang Sakura banget, makanya bisa lolos. TAPI dari pertama kali menginjakkan kaki di Ryokubita, ini anak udah salah pergaulan. Tetsu ketemu sama anak-anak kuning-gonjreng-yang-otaknya-enggak-waras: Naoto Matsuhima, Hiromi Fujiwara, dan Aoi Mizuno. Mereka Kiku semua, nyablak semua, sedangkan Tetsu sakura sendiri, kalem sendiri—gak sadar, gue nge-OOC-in Tetsu, kebawalah dia menuju pribadi Kiku, seketika Sakura-nya hilang dalam sekejap mata.
Enggak, gue gak nyalahin sahabat-sahabatnya Tetsu itu, malah gue bersyukur karena kalau bukan karena mereka, Tetsu enggak bakal ada perkembangan karakter. Anak kecil biasanya kan gampang banget kan ngikutin ini-itu, nah karena waktu itu Tetsu masih kecil, gue lanjutin aja dia sakura-nyasar sampe akhirnya dia kelas sepuluh, sekuat tenaga gue bikin Tetsu balik lagi jadi sakura.
Meski yah—enggak berhasil. Tetep aja dia nyablak kayak Kiku.
Kewarganegaraan : Jepang
Keturunan Siluman : Serigala
Waktu pertama kali regis, form regis Ryokubita ini enggak ngewajibin karakternya punya darah siluman (kalau sekarang kan antara tau atau enggak tau, deshou?) makanya gue enggak cantumin darah Serigala di karakter dia. Tapi sejak term 4 (apa 5) ketentuan Ryoku berubah dan—yah, jadinya gue ubah deh jadi keturunan serigala.
Shikigami: Aero - white wolf Sewaktu udah ditentuin keturunan, terus iseng searching google soal serigala. Dan yah, langsung jatuh cinta sama sosok serigala putihnya jadi langsung di comot. Nama aero sendiri lagi-lagi gue ambil dari ID temen gue yang jadi acuan si Tetsu ini, AeroFrozz nama ID-nya, terus karena orang Jepang agak susah nyebut frozz, jadi mending Aero aja, itu pun gue bikin si Tetsu latihan dulu nyebut ampe berbulan-bulan #dibapuk.
Penampilan :
Gue dulu suka banget sama Tetsuya yang rambutnya item, yang kayak
ini, apalagi Tetsuya itu rambutnya lurus banget, jatoh, mengkilap, pokoknya lebih-lebih dari cewek (...) jadinya ya suka aja. TAPI begitu liat sekarang ini rambutnya item tapi mepet korea (weird, really!!) gue ngerasa jijik sendiri =)) #HEH.
Akhirnya sejak term kemarin, gue bikin si Tetsu jadi rambutnya
pirang gegara di cat paksa sama kakaknya #DOR. Selebihnya sama kayak Tetsuya, dia tinggi kurus, rambutnya lurus setekuk, suka pake baju warna pink (derita visu suka pink - -) murah senyum, pake kacamata, kulit putih pucet, warna mata hitam, yah pokoknya sama lah.
Latar belakang keluarga:
Nah ini segambreng. Sekali lagi karena gue meng-kiblat-kan (?) ini anak sama temen gue, jadi latar belakangnya sama. Yatim Piatu, dari kecil di tinggal orang tua, sangat susah banget buat terbuka, di besarkan di salah satu panti asuhan. Tapi setahun setelah Tetsu di Ryokubita, gue ngeliat visu Reichi (Suga Shikao .red) kok lama-lama mirip, lama-lama kayak kakak adik, mana gue fangirling dua-duanya jadi gue tau dua-duanya kayak apa dan mirip juga. Jadilah latar belakang dia di rombak abis-abisan. Lagi-lagi, gue meng-OOT dan OOC-kan chara. Ah sudahlah.
Jelasnya kayak apa ya baca
ini aja lah ya :B
Sifat :
- egois, jadi kalau adu argument suka ngotot
- penurut, meskipun awalnya ngomel tapi tetap di kerjain juga
- Temprament, cepat marah, tapi juga cepat baik.
- Labil ya namanya?
- Santai. Saking santainya sering di anggap tidak pernah serius.
- Sinting—banyak yang bilang begitu.
- Work-addict---penggila kerja
Hal-hal yang tidak tercantum di atas:- Dia punya pacar, namanya Naoko Ikeuchi. Langgeng kok :") Tapi dia punya banyak harem juga (...)
- Dia pernah jadi banci yang namanya Tetsuko Ikuya pada awal tahun 2004 di Fujisaki Inn.
- Dia punya dua anak, namanya Renge Inagawa sama Himeka Kinoshita.
- Sakura nyasar. Percaya deh.
- Penggila handycam, kakaknya penggila kamera, adiknya penggila alat musik.
- Punya panggilan nama segambreng.
- Bener-bener ngeklop sama Seishirou Izumi, Kouhaku Matsushima, dan Adriano Costanza.
- Head of Sakura Dorm, 2003-2006 ...
- Dia terkenal, baik dalam sisi negatif mau pun positif :|
Hal-hal yang ingin dicapai namun belum terlaksana:- Nikah sama Naoko :"|
- Jadi dokter kalau udah lulus Ryokubita
- Atas kesepakatan sama pair, semua Ikuya bakal di tarik marga Shibasaki, cuma belum tau plotnya apa, lelelelel. ...
- jadi Sakura normal (yakali) Lain-lain:
Label: Behind Chara, Character, Ryokubita
Behind Chara : Yoshitsugu Kitamura
Senin, 27 Februari 2012
@2/27/2012 03:30:00 PM
"Are you feeling fine?"
Larc en ciel - Feeling Fine.
Nama : Yoshitsugu Kitamura [ 金本 北村 ]
Gue tipe orang yang suka banget bikin nama unik, contohnya ya si Tetsu itu (meski karena kecelakaan—HAHAHA) sama Shigeru. Nama-nama yang sebenernya jarang banget buat diambil oleh orang karena enggak terkenal. Nah, begitu juga sama ini anak. Yoshitsugu diambil dari salah satu staff-produser Japan-Tour TETSUYA yang bernama 'Yoshitsugu Nakamura' dan entah kenapa saya langsung jatuh cinta sama nama itu. Tadinya malah mau ngasih nama itu, tapi kalau di pikir-pikir kasihan juga ntar saya nistain (...) jadi akhirnya saya comot marga Ken Kitamura karena waktu itu udah ga tau mau make nama apa lagi—HAHAHAHA—dan kebetulan anak yang pegang akun Amemi Kitamura (adik Yoshi) juga bias Kitamura jadilah fix ngambil Kitamura. Tapi kalau nanya arti, saya enggak tau #dibanting
Visualisasi : Ken Kitamura - Larc en Ciel
Gue ini bias semua personil Laruku. Gak peduli mereka udah tua atau apa, pokoknya gue suka. Dan gue juga sebenernya tipe orang yang suka sama—uhuk, orang yang udah berumur karena buat gue pribadi, mereka yang udah tua itu karismanya kuat. IMO loh ya ini sih pendapat gue doang makanya visu anak-anak gue tua semua =)) Tempat/Tanggal lahir: Osaka, 28 November 1988 Ga tau kenapa bisa Osaka, gue lupa—Oh, kata yang pegang Amemi ternyata ngikut visu =)) #ditumbuk Iya kayaknya, ini tempat Osaka sama kayak Ken, tanggal sama bulannya juga, cuma tahunnya aja disesuain sama form regis. Tapi gue ga pernah bikin ini anak jadi 'anak osaka' : | ya udahlah ya =)) #fail
Asrama : Sakura.
GUE EMANG NGINCER SAKURA =)) =)) #ditumbuk Ceritanya begini. Dipikir-pikir, anak Bara gue udah ada dua, kenapa gak tepok rata aja semua asrama ada dua? Jadilah gue bikin dua anak si Shigeru sama si Ken. Gue waktu itu greget banget pengen ada yang masuk Sakura karena si tetsu *tunjuk sebelah* itu Sakura nyasar (enggak nyasar juga sih sekarang tapi tetep aja nyasar dikatanya). Rencana awalnya sih Shigeru yang masuk Sakura karena gue sama PM-nya Amemi mikir ini anak, si Ken ini harus Kiku. Wong visu-nya aja kalau di masukin Ryoku pasti masuk Kiku gitu (liat aja biodata ini anak, ngincernya Kiku) Tapi ternyata Shigeru mengalami perubahan Plot karena wong deso jadi ini dua anak saling banting setir. Yang tadinya Sakura jadi Kiku, yang Kiku jadi Sakura. But overall, gue bersyukur banget Ken masuk Sakura karena buat gue dia bener-bener tipe-sakura-banget. Lagian ya gue sih mikir, anak yang perokok (kecuali anak labil) ada ga sih yang nyablak? : |a keluarga gue perokok semua dan... kalem semua. #duar.
Kewarganegaraan : Jepang.
Keturunan Siluman: keturunan ke 10 siluman Singa - Pihak Ibu.
Kenapa singa? Karena rambut Ken itu jabrik, gondrong, dan maskot dari Ken Kitamura sendiri itu kan singa bernama CHLionRagbaby. Simpel, EoD =)) #ditumbuk Tapi dia juga keturunan siluman kucing loh! HAHAHAHA #heh Nah yang ini ada ceritanya. Di form regis ada yang namanya Nama orang tua, kan? Ada yang namanya (cantumkan sebelum menikah)-kan? Nah ini nih yang bikin gue mabok setengah mati. Gue demi apa pun gak tau mau ngasih nama apaan dan akhirnya karena term itu gue lagi gencar-gencarnya main Miho Mizuhara jadilah gue masukin Mizuhara ke nama bokap-nya Kitamura. Terus lama-lama gue baru kepikiran, ini gue mau singa tapi Mizuhara kan kucing, satu tipe sih tapi ya tetep aja beda. Jadilah gue draft kalau darah Ken (sama Amemi) di buat ngikut ke ibu mereka, dominan darah Singa ketimbang kucing. Shikigami: White Lion - Elizabeth Ngikutiin darah siluman dan ngikutin nama peliharaannya ' '
Penampilan :
- tinggi
- Kulit sawo matang
- tidak terlalu kurus malah terhitung bongsor karena kekar
- mata sipit dan berwarna hitam
- rambut hitam gondrong
- ada sedikit kumis dan jenggot biar macho ’ ’ b
Latar belakang keluarga:
Tinggalnya di Osaka, nyokap bokapnya penjual Sake yang terkenal, punya adik perempuan yang galak. Spesifiknya sih ayahnya, Shin, tukang mabok dan selingkuh. Ibunya, Mayumi, dulunya seorang pelacur yang sampai sekarang sebetulnya masih memiliki banyak lelaki simpanan. Sedangkan adik perempuannya adalah berandalan kelas kakap di sekolahnya. Sisanya baca aja
ini atau
ini
Sifat :
- Santai, buanget.
- Kalau ngomong sangat-sangat-sangat irit, sampe PM sendiri puyeng kalau repp dia - -
- Kalem tapi lebih cenderung kalem yang ke arah gak peduli.
- Cuek tapi lebih cenderung cuek yang ke arah gak peduli.
- Perokok aktif: Marlboro Light menthol.
- Sister complex
- Pelit : |
- Tertutup, lebih sering tersenyum ketimbang meluapkan unek-uneknya. :|b
Hal-hal yang tidak tercantum di atas:
Dia ini sebenernya suka sama tipe cewek yang kalem, gak tau kenapa tiap kali gue repping dia sama cewek-cewek, bawaannya dua: satu dia cuekin, dua dia penasaran. Kalau sama Tao Ito—ya begitulah. Sedangkan kalau sama cewek-cewek yang kalem (biasanya cewek dari asrama sakura) bawaannya si Ken ini selalu pengen tau. Aneh ya? Gak ngerti gue juga. Oh satu lagi, jangan panggil dia mirip sama Ken, dia bisa ge-er : |d
Dia pernah jadi ketua kelas tapi ga becus—HAHAHAHA.
Dia juga pernah ngajak Tao Ito, Yukito Harnett, sama Shey Natsukika buat ngerokok HAHAHAHA.
Hal-hal yang ingin dicapai namun belum terlaksana :
- punya pacar (—HAHAHAHA)
- Pengennya sih jadi head dorm sakura, abisan cocok, tapi gau juga sih cuma pengen aja =))
- Jadi dokter hewan kalau udah lulus Ryokubita : |d
- Masuk Sorcier, atau Convo, tapi Convo ga cocok : | (semua aja anak masuk sorcier del - -)
- Mau ngerokok di sekolah... #dibandem
- ... ga tau lagi 8Da
Label: Behind Chara, Ryokubita
Day 07 - Favorite character you’ve ever made
Minggu, 22 Januari 2012
@1/22/2012 02:53:00 PM
Day 07 - Favorite character you’ve ever made
Wah, kalau di tanya karakter favorite, gue bingung. Suer. Apa ya, kalau nanya mana yang paling dibanggakan biar jadi kategori favorit, gue juga musti mikir dulu. Hm, selama ini gue selalu nistain anak-anak gue baik di forum mana pun, bahkan forum sendiri LOL. Atau kalau emang gue bangga-banggain ya Tetsu. Dia perkembangannya jelas banget, dari Tetsu gue bisa ngerangkul hampir semua PM Ryoku, sifatnya yang luwes dan rada-rada itu plus lawak. Dia juga work-a-holic, ngebawa gue buat kalau ada tugas yang emang harus Tetsu lakuin, selalu gue lakuin mau ga mau (sedangkan kalau Reichi yang juga HS sekarang, justru gue ogah-ogahan atau Yoshitsugu yang ketua kelas gue juga ogah-ogahan hahahah (plak)) Tetsu juga paling aktif dan di bilang paling berprestasi dari semuanya (dari jaman gue newbie banget hahahaha).
Tapi kalau di tanya favorit, dari semua anak gue di semua forum yang gue ikutin, gue suka Reichi Shibasaki sama Yoshitsugu Kitamura. Engg, gak tertulis harus satu kan ya? Tulisannya cuma 'Favorite character you’ve ever made' toh? Hahahaha. Kalau kata kebanyakan orang bilang karakter pertama itu pasti kesayangan semua PM, gue dengan tegas bilang iya. Tetsu (anggep aja karakter pertama meski sebenernya bukan) adalah anak kesayangan gue, tapi buat gue, anak kesayangan bukan berarti anak favorit.
Gue suka banget sama Reichi karena selain dia pacarnya Shiki yang notabenenya lebih tua lima tahun (kyaaaa #woy) adalah karena Reichi karakter yang konsisten. Gue ngegerakin Rei seperti apa yang seharusnya gue gerakin, cowok usia 21 tahun yang harus udah mulai bebenah diri, yang punya tanggung jawab besar, sama tegas. Karena dia anak sulung, dia harus perhatian ke adik-adiknya, yang kebawa ke temen-temen sekelilingnya. Meski buat orang (pernah ada yang bilang) kalau Reichi itu overprotektif, buat gue itu emang harus seperti itu. Punya dua keluarga, dan sama-sama jadi anak sulung di dua keluarga itu, mau ga mau bebannya berat, makanya dia jadi over. Gue juga suka Reichi karena selama ini, alhamdulillah, gue sukses membesarkan dia dengan setiap plot yang ada (amin). Meksi gue masih bingung ntar dia lulus bakal jadi apa alias belum ada bayangan, tapi sejauh ini gue suka dengan karakterisik Reichi.
Meski sama-sama suka dengan karateristiknya, Yoshitsugu Kitamura justru menurut gue ada tantangan sendiri yang harus bisa gue perankan selama main RP. Apa ya, RP itu kan kita berperan menjadi orang lain, dan mengajarkan kita buat melihat karateristik orang lain, nah, karakter yang kayak Yoshi ini yang paling gue suka. Dia orangnya ga neko-neko, ga basa-basi, irit ngomong, manis, dan dewasa. Jeleknya dia gue juga suka, dia narsis, cuek, perokok, arogan, dan keras kepala. Peran gue sebagai Yoshi itu antara gampang-gampang susah meski buat gue, menjadi Yoshi adalah karateristik itu paling bagus dibanding yang pernah gue mainkan. Plotnya sendiri gue selalu buat sebisa mungkin jadi pipa air, adiknya plot adiknya, plot yoshi ya plot yoshi, gue ga mau disangkut-pautin. Dan karena dia masih karakter baru, gue masih belum bisa ngeliat perkembangan plotnya.
Tapi secara keseluruhan, gue cinta banget sama semua anak-anak gue, ga cuma mereka :)
Label: Behind Chara, Challenge, Character, RPF, Ryokubita
Day 06 - Biggest pet peeve
@1/22/2012 01:57:00 PM
Day 06 - Biggest pet peeve
Lanjut! Gue utang banyak hari, udahlah mumpung gue lagi punya feel buat nge-curcol kayak beginian, gue hajar semua aja langsung (dibuang). Nah, kalau ini kayaknya gue terhitung curhat kayaknya, soalnya ngungkit tentang karakter yang gue benci atau semacam itu. Gak tau sih apa gue yang salah tangkep dari artinya atau kayak apa, tapi gue rasa sih begitu. Cuma wanti-wanti aja deh, maaf aja kalau ada yang kesinggung, gue ngomong secara personal (dan biasalah, pedes) plus tanggapan pribadi gue, toh tiap orang punya pendapat masing-masing, jadi maklumin aja.
Kalau di tanya tipe karakter yang paling gue benci, gue setuju sama apa yang diceritain panjang lebar sama si Tochi di tumblr-nya dia. Gue idem sama dia buat bakal langsung jawab 'karakter yang wah'. Ya yang kayak Mary Sue atau Gary Stu itu, atau karakter-karakter yang punya banyak kesempuranaan (bahkan hampir semuanya perfect) dan kesempurnaannya itu ditunjukkin terang-terangan dan kalau di tanya kekurangannya, ya gampang: penyakitan. EoD. Buat gue, penyakit bukan kekurangan, itu sih bagian dari plot. Apa ya, kalau kekurangan buat gue semacam sifat buruk yang bener-bener buruk, kayak suka mencuri, atau pembohong, atau udik, atau anak kampung, atau bisu, semacam itu. Kalau baik-baik terus buruknya cuma penyakitan, ya mending bikin fairytale aja sana.
Yah, gimana ya, gue bener-bener agak gimana ya sama karakter yang di buat kayak mary-gary-lary itu. Udah perfect, jago ini itu, bisa ini sama itu, baik buanget, super sinetron-atau-dorama-yang-keren-keren, yang kalau dalam keadaan terburuk kayak apa masih bisa keluar, atau apa. Terus karakter itu di buat biar nggak bisa dibenci, dikelilingin sama banyak orang yang berbeda gender, entah cewek atau cowok yang segambreng, punya pacar yang kayak pangeran dari antah berantah atau cewek yang super baik terus sifatnya oke pisunth. Dan parahnya, yang paling gue sebelin adalah kekurangannya cuma penyakit dan masa lalu super kelam yang bikin trauma tetek-bengek.
Gue ga suka, karena buat gue karakter kayak begitu tuh annoying dan enggak hidup.
Bayangin ya ada orang yang cantik kayak model, dia pinter, semua pelajaran dia bisa (sekali pun ada yang enggak bisa, dia berjuang supaya bisa), sehari-harinya dia dikelilingin cowok-cowok keren-macho bagai F4 atau BBF itu, atau cewek-cewek modis-cool-gahoel-mampus, barang-barangnya bermerk terkenal tapi dia enggak sombong malah sok-sok ngelah "ihihihi enggak ini hadiah aja kok" (cuh), terus kekurangannya nggak bisa dibenci (misalnya karena dia terlalu baik atau anak konglomerat) tapi di balik semua itu sebenernya dia sakit jantung akut tapi nggak bilang-bilang. Yang kaya gini ini, yang sering banget gue liat bahwa ntar nih ujung-ujungnya si cewek ini bukannya nggak bilang-bilang, tapi pasti ada thread yang nanti dibikin untuk terang-terangan nunjukkin kalo dia sakit dan dia bakal kelihatan super-lemah-sekali-kasianin-gue-dong. Menghindari yang begitu, gue sebisa mungkin nggak bikin karakter dengan kekurangan punya penyakit.
Enggak bisa bohong sih sebenernya gue juga ada karakter yang kekurangannya penyakit, si Kiyoshi Ikuya itu. Udah penyakitan, manja, nempel mulu sama kakak-kakaknya, childish pula. Annoying ga sih? Buat gue itu annoying (ngapain di bikin kalau gitu del) tapi dampaknya gue malah bingung ngegerakinnya gimana. Gini enggak bisa, deket-deket hewan ga bisa, atau apa. Tapi Kiyoshi gue bikin kayak gitu sebenernya alasan awalnya adalah gue pengen nyoba bikin karakter penyakitan itu kayak apa, eh taunya malah susah di gerakin. Tapi well, Kiyo enggak gue bikin jadi karakter yang yang dikit-dikit pingsan tapi pas siuman dikhawatirin sok-sok “nggak apa-apa kok hihihi” terus pingsan lagi kok. Gue bikin dia ntaran jadi karakter yang kuat, yang justru mandiri. Udah keliatan sih sekarang, tapi mungkin gak terlalu menonjol (emang susah ngegerakin karakter yang kakak-kakaknya lebih menonjol orz).
Selain karakter yang begitu itu, gue juga agak gimana gitu sama karakter yang plotnya super-penting-abis-sekali-banget, atau karakter yang punya plot bombastis, dan plot-yang-super-sinetron-atau-drama. Ampe tiap ketemu berantem, atau tiap ketemu adu mulut, atau gimana. Di bilang benci sih enggak, cuma apa ya, terganggu kali ya? Atau apa gue juga ga tau, yang jelas gue selalu 'apa sih ini plot lebai banget' kalau nemu yang begitu. Tapi masih bisa gue toleransi sih sebenernya ketimbang karakter yang plot-nya justru membuat karakter lawannya (entah sahabat, saudara bahkan pairing) menjadi terlihat seperti karakter pendukung—alias kalo nggak ada si karakter itu, karakter lawannya jadi nggak hidup. Itu namanya mah pengekangan karakter. Banyak yang kayak gitu, dan gue sebel. Makanya gue kalau karakter gue kebetulan plot-nya harus stuck gara-gara orang yang tiba-tiba ilang atau justru karakter gue ikut-ikutan plot orang lain, gue malah berusaha buat lepas diri. Contohnya? Ya si Tetsu itu. Gimana pun caranya, entah itu gue bikin FF biar semuanya kelar atau bikin cerita di luar forum (blog atau apa).
Tapi gue ngomong begini juga gue masih nyadar diri kok kalau setiap PM pasti punya kecenderungan untuk bikin karakter yang agak Mary atau Gary dan itu enggak bakal bisa dihindari dan selalu punya kecenderungan bikin plot yang mau-enggak-mau pasti attention whore. Gue juga termasuk begitu, karena gue juga sadar bahwa semakin karakter terlihat menarik, baik itu plot atau karateristik, karakter itu pasti banyak yang ngikutin perkembangannya entah secara diam-diam atau terang-terangan. Enggak bisa dihindarin juga kalau setiap PM punya kecenderungan untuk jadi yang ter-wah dibanding PM yang lain.
Hanya saja, untuk gue pribadi, setelah hampir lebih dari... dua tahun? (masih newbie kan) ya segitu, gue kalau bikin karakter sebisa mungkin buat bikin karakter yang normal. Dalam arti kata, gimana sih karakteristik orang itu pada umumnya. Bukan dari dorama atau sinetron, tapi dari sekeliling gue. Yoshitsugu gue ambil contoh dari kakak gue, dia kalem, perokok, irit ngomong, sekalinya celetuk nyebelin, friendly, dan sebagainya cuma ya tentu aja gue rombak dikit. Miho juga gitu, gue liat dari temen SMA gue, ketusnya, bossy-nya, sok-iye-nya, dan sebagainya. Gue juga masukin sedikit sifat gue biar ada bedanya sama temen gue itu. Atau yang paling gampang, gue selalu bikin karakter yang bertolak belakang sama visunya.
Setelah gue bikin banyak chara, gue selalu (semakin) beranggapan bahwa yang paling enak buat gue gerakin adalah karakter yang bener-bener logis (realis segimana orang pada umumnya). Gue agak mengenyampingkan plot karena buat gue, paling utama, adalah karakteristik karakter gue itu. Latar belakangnya harus jelas, sifatnya (baik dan buruk tentu) jelas, bakat jelas, dan semacamnya. Selama ini gue selalu nemu plot yang emang pipa air. Sama lawan RP gue selalu nemu yang wah-wah, bahkan sama Nao, yang notabenenya udah lama sama Tetsu, gue sering nemu hal-hal asyik sama Nce as PM Nao. Enaknya kalau berantem gimana ya nce, atau si Tetsu punya anak tuh si Renge, Nao punya anak siapa? Kayak gitu-gitu. Atau Miho sama Osamu yang udah kayak majikan-pembantu.
Gak ada salahnya bikin karakter yang wah, tapi bakal beneran jadi yang wah kalau karakter itu justru enggak wah.
Wah, gue curhat. #dibuang.
Label: Behind Chara, Challenge, Real World, RPF, Ryokubita
Day 03 - Your favorite female original character on RP
Selasa, 06 Desember 2011
@12/06/2011 12:55:00 AM
Day 03 - Your favorite female original character on RP
Oh God, gue lupa nulis beginian. Ah maaf, emang lagi hectic sama UAS jadi agak ketunda. Gak apa ya kalau per-harinya malah ngaret *nawar* *ditampol* Nah, ini juga sama aja susahnya sama karakter cowok favorit. Harus di list lagi, kah? Oke :
- Ryokubita : Kiyoshi Ikuya, Miho Mizuhara
- IH : Clara Eileithyia
- Rein : Mayumi Isora, Kyoko Matsumoto.
- AH : -
- TH : -
Errr dikit ya =)) #ditampol. Kalau di tanya siapa yang paling favorit, lagi-lagi gue ga bisa milih. Bisa sih sebenernya, tapi mungkin sulit soalnya mereka semua punya karateristik masing-masing alias emang beda-beda. Mereka punya ciri khas sendiri meski yaaaahhh, gue bukan orang kreatif, ada juga satu sama lain yang karakternya agak sama. Seperti apa yang gue tulis di post sebelumnya, sama kayak yang cowok, mereka semua punya posisi masing-masing dalam segala macam imajinasi RP gue dan gue ga bisa nentuin gitu aja kan. #eh.
Tapi kalau emang kudu milih yang paling favorit, kalau bisa pilih dua, gue pilih
Clara Eileithyia sama
Miho Mizuhara. Kenapa mereka? Kalau Clara, selain karena dia anak cewek gue yang pertama (enggak pertama juga sih sebenernya) dan tipe anak yang sangat lucu. Polos. Nyablak. Pokoknya ngegerakin Clara tuh enak banget, lancar aja gitu ngetik gak pake mikir (pake juga sih tapi ya gitu deh) meski kadang gue juga harus mulai nyadar diri kalau Clara udah enggak polos (ambigu hahahah). Dan kenapa gue juga milih Miho, mungkin karena di diri Miho ada sisi kepribadian gue yang sangat-amat-teramat-super-sangat jarang gue tunjukin ke orang-orang yang jadinya gue lampiasin ke Miho. Iya, gini-gini gue juga sebenernya tipe orang yang gampang pundung juga manja juga tsundere. Tapi ya karena gue agak-gengsi-juga jadi gue lampiasin ke Miho. Seperti Clara, gue kalau repp Miho gak pake mikir alias lancar aja gitu. Hahahah. Seru.
But over all, gue sayang semua anak-anak gue : D
Label: Anihogwarts, Behind Chara, Challenge, Character, Indohogwarts, Real World, Reincarnation, Ryokubita, Toshi Haku
Day 02 - Your favorite male original character on RP
Jumat, 02 Desember 2011
@12/02/2011 10:54:00 PM
Day 02 - Your favorite male original character on RP
Oh,
waw. Karakter cowok gue itu super banyak loh dan gue bingung juga. Pengennya sih gue jawab kalau semua gue suka tapi kayaknya ga boleh ya? Hahahaha. Hmmm, kalau gitu biar gampang gue ngebuat list dulu aja kali ya karakter cowok yang gue mainin itu siapa aja.
- Ryoku : Tetsuyama Ikuya, Reichi Shibasaki, Kyoshiro Kitazawa, Shigeru Matsuura, Yoshitsugu Kitamura
- IH : Darrell K. Ervanthe.
- AH : Ervander D. Ervanthe.
- TH : Yoshitsugu Nakamura
- Rein : Kouki, Makoto Tadashii, Yukihiro Nagashima.
Kalau di tanya siapa yang paling favorit, gue ga bisa milih #krik. Enggak gitu juga ding, gue bisa milih tapi mungkin agak sulit. Buat gue, mereka semua punya karakteristik yang berbeda satu sama lainnya dan punya ciri khas tersendiri meski gue akui juga, ada kepribadian (bahkan dominan) sama satu sama lainnya. Buat gue, mereka juga punya posisi masing-masing dari segala macam imajinasi RP gue, jadi kalau beneran di tanya yang paling favorit, mungkin gue bisa ngambil keputusan favorit dalam arti kata "enjoy" mungkin.
Dan jawaban gue adalah :
Tetsuyama Ikuya dan
Yoshitsugu Kitamura.
Boleh ga sih milih dua ? =)) #jder. Alasan kenapa gue milih Tetsu adalah mungkin karena dia delapan puluh persen mirip banget sama gue, jadi kalau gue repping pake Tetsu, gak pake mikir gue bisa ngehajar ampe tiga ratus kata. Nyolotnya sama, cara ngomongnya sama, emosiannya sama, pokoknya sama deh. Jadi apa ya, gue berasa ngobrol as diri gue sendiri meski gue juga kadang kala kelagapan kalau repping as Tetsu entah pas dia lagi galau, atau lagi males, atau bosen. Sedangkan kalau Yoshitsugu Kitamura atau
Ken, karena karakter ini adalah karakter ter-tenang, ter-kalem, ter-datar yang pernah gue jalanin. Sebuah tantangan baru karena gue ga pernah bisa ngegerakin karakter kayak Ken kemarin-kemarin. Dan sekarang, dengan lancar gue bisa gerakin dia meski tetep aja mikirnya lebih ekstra. Hanya saja yang paling gue sukai dari Ken ini, selain karena gue masih kaku, Ken juga ngebawa gue biar lebih santai, terus positif thinking, dan semacamnya. Gue suka banget Ken meski gue akui (lagi) kalau gue gak kebayang Ken gedenya bakal jadi apa =))
Ih gue ngerancau, nulis ga jelas. Ah ya udahlah ya yang penting nulis =))
Label: Anihogwarts, Behind Chara, Challenge, Character, Indohogwarts, Real World, Reincarnation, Ryokubita, Toshi Haku
Behind Chara : Reichi Shibasaki
Rabu, 05 Januari 2011
@1/05/2011 09:27:00 PM
Reichi Shibasaki
Ryokushoku o Obita - Kiku
Nama : Reichi Shibasaki ( 麗市 柴咲)
Enggak pernah nentuin apa arti anak-anak saya. Awalnya ingin memberi nama Kenichi yang kemudian di panggil Ken, tapi karena term Rei banyak yang menggunakan nama Kenichi, alhasil langsung membelot ke arah Reichi. Simple kan? Tapi saya memang menyukai nama Reichi Shibasaki <3 Ada yang ngasih tahu kalau Reichi itu artinya bijaksana (oh ya?) sedangkan Shibasaki artinya shiba : brushwood, saki : small peninsula.
Visualisasi : Suga Shikao
<3 <3 oh well, Sugar. I love him.
Simple saja, alasan kenapa saya memilih Suga Shikao karena penampilannya yang memang simple-cool. Selalu mengenakan kemeja hitam dengan motif kotak-kotak, atribut hitam-merah, dan kacamata hitam sangat menggambarkan Reichi yang mengikuti penampilan orang luar ketimbang penampilan orang Jepang pada umumnya. Enggak neko-neko kalau kata orang sini. Dan Suga Shikao itu memang orangnya kalem (sedangkan reichi? *dibuang*) meski di otaknya memiliki ide-ide gila yang membuat saya berpikir sebetulnya Suga Shikao itu dalemnya Reichi Shibasaki *ditimpuk*. Eniwei, saya memang menyukai orang jepang yang sudah 'berumur'. Kenapa? Karena mereka itu terlihat ganteng alami―I mean, mereka sudah tua, tanpa operasi plastik masih terlihat karismanya :"> :"> :"> Ohohoho―shot.
Warga negara : Jepang, Yokohama.
Latar Belakang :
Reichi itu adalah anak angkat keluarga Shibasaki, nama aslinya Reichi Ikuya yang kemudian di asuh oleh keluarga Shibasaki (yakni keluarga dari pihak ibunya) saat dia berumur dua tahun. Alasannya karena keluarga Ikuya saat itu sedang terbelit hutang besar dan tidak mau membahayakan anaknya. Dua tahun setelahnya, lahirlah Tetsu yang bernasib sama, hanya saja Tetsu harus diserahkan ke panti asuhan karena alasan yang sama bahkan alasan-alasan tertentu. Saat Rei berumur lima tahun, Rei pergi ke Amerika ikut dengan keluarga Shibasaki dan bersekolah di sana, Rei sempat pulang saat dia berumur tujuh tahun meski umur delapan pergi lagi ke Amerika―saat umurnya tujuh tahun inilah Rei tahu dia bukan anak kandung keluarga Shibasaki. Kemudian, saat dia berumur lima belas tahun, Rei pulang ke Jepang lagi, dan tinggal di Jepang untuk bertemu keluarga Ikuya. Selama dua tahun, Rei mengenal keluarga Ikuya dan mengetahui kalau dia memiliki dua orang adik, Tetsuyama dan Kiyoshi. Rei diberi amanat untuk mencari Tetsu yang berada di Panti Asuhan Tokyo, namun setelah mencari kesana-kemari Rei sama sekali tidak mendapatkan informasi apa-apa soal Tetsu hingga akhirnya pada saat dia berumur tujuh belas tahun (enam belas menuju tujuh belas) Rei bertemu Tetsu di Ryokubita dan mereka berdua (sebut saja) bertengkar hebat hingga akhirnya Tetsu mengakui kenyataan Rei sebagai kakaknya.
Karateristik :
Dari keempat anak saya―Haru, Tetsu, Rei, Miho―latar belakang paling ribet adalah Reichi. Oke, mungkin secara kasat mata Rei itu simple, orang yang arogan dan tidak tahu malu, yang ugal-ugalan dan kekanak-kanakan. Yang hanya tinggal mencari adiknya yang hilang lalu selesai. Sebetulnya tidak hanya itu, di balik kesenangan Rei atau ugal-ugalannya Rei, saya membuat Rei sebagai orang yang memiliki masalah berat. Rei sebagai anak sulung dari dua keluarga, Shibasaki dan Ikuya. Rei sebagai panutan dua keluarga, Rei sebagai tulang punggung dua keluarga, Rei sebagai contoh yang membawa nama baik dua keluarga, dan Rei sebagai kakak dari Tetsuyama Ikuya dan Kiyoshi Ikuya yang keduanya tsundere. Terdengar simple, bukan? Tapi sebetulnya tidak.
Saya sendiri tidak bisa membayangkan jadi Reichi. Di satu sisi dia harus berbakti pada keluarga Shibasaki sedangkan di satu sisi lain dia pun melakukan hal yang sama pada keluarga Ikuya. Pernah membayangkan apa kira-kira yang dilakukan Reichi apabila kedua keluarga itu menuntut hal yang sama dalam waktu yang sama pula―saya selaku PM Rei bahkan sama sekali tidak bisa mengambil keputusan untuk Rei dia condong kemana, dan saya pun tahu Rei juga sama-sama tidak bisa mengambil keputusan apa pun.
Pernah kebayang juga saat-saat dimana Rei harus mengurus dua adiknya yang tsundere―yang sebetulnya sama-sama sayang tapi selalu adu mulut. Kalau saya jadi Rei, saya pasti langsung meninggalkan dua adik sinting itu dan bermain dengan Hazeruu, tapi tidak untuk Rei, Rei pasti akan mendamaikan keduanya apa pun caranya―bagaimana pun juga, Rei bukan orang yang kabur dari masalah seperti Tetsu, sekali pun Rei nyablak, dia selalu menjaga tanggung jawabnya, terlebih lagi Rei tipe orang brother-sister-complex dan juga agak pedofilia, terhadap orang yang lebih muda Rei akan menyanjung mereka, menyayangi, dan menjaganya―Rei adalah tipe orang yang menyukai anak-anak. Beda sama saya, hahahahah =)) =)) *dibuang*
Rei itu sosok seorang kakak yang saya idam-idamkan sebetulnya. Hiperaktif tapi penyayang. Arogan tapi pengertian. Kiku berwarna merah muda kalau saya boleh akui, hahahah =)) Dan ini beberapa point yang menggambarkan Reichi secara keseluruhan :
1. Nyablak―hiperaktif, seorang Kiku-ers deh pokoknya =))
2. Penyabar, penyayang, dan penyantun terutama pada anak-anak kecil. Love kids.
3. Pembenci rokok.
4. Simple.
5. Sinting =)) *dibuang reichi*
PLOT :
Plot penting atau plot yang saya ajukan untuk Rei totalnya ada 5, yang terus terang saja sekarang sedang saya kejar meski mau tidak mau saya akui saya merasa kasihan terhadap Rei―plotnya berantakan karena kesalahan saya sendiri. Tidak perlu saya umbar, intinya term 7 ini saya sedang mengejar plot Rei yang terlambat, yang seharusnya bergerak di term 6. Plot pertama Rei itu sudah berjalan, yaitu bertemu dengan Tetsu.
Plot kedua adalah dia memiliki pacar (meski punya pacar lain juga *shot*) dengan Miho di kelas sembilan tapi plot ini gagal karena Miho telat masuk u__u tapi masih tetap saya kejar meski tidak pacaran, bisa di bilang TTM? *plak* Dan karena Rei sudah kelas sepuluh, itu berarti Plot ini atau plot Rei-Miho ini mau tidak mau saya ubah total. Kasihan untuk Miho sebetulnya, tapi tak apalah.
Plot ketiga adalah Rei dewasa. Susah, sangat susah menggerakkan Reichi yang biasanya urakan tiba-tiba jadi kalem dan Plot ini adalah plot yang paling susah (dan sedang saya kejar). Oh well, Rei berusia dua puluh tahun saat Karitasu nanti, itu berarti sudah menginjak usia dewasa. Saya sempat berpikir saat Rei dewasa, saya tidak mau Rei tetap gila seperti ini maka saya buat plot Rei "jatuh" dalam arti kata Rei harus merasakan pengalaman terburuk untuk dirinya agar dia berubah―sebut saja saya PM yang jahat *emang* tapi mau bagaimana lagi.
Plot awal adalah Tetsu-Kiyo berantem hebat, hal sepele yang membuat dua adik kakak itu bertengkar parah sampai-sampai Rei tidak bisa mendamaikan keduanya. Kiyo yang memang lebih condong dekat dengan Rei langsung mengadu sedangkan Tetsu yang sudah menganggap Rei sebagai kakak sekaligus sahabat secara frontal langsung bertanya siapa yang Rei pilih diantara keduanya. Dan Rei memilih Kiyo sehingga Tetsu marah besar―sekaligus membuat Rei merasa menyesal mengambil keputusan itu karena setelahnya hubungan Tetsu-Rei-Kiyo tidak baik―TAPI PLOT INI HANYA PLOT AWAL DAN TIDAK AKAN PERNAH TERJADI. Kenapa? Oke terang-terangan. PM Kiyoshi Ikuya waktu itu sama sekali tidak aktif. Tidak perlu saya curhat soal itu kan disini?
Akhirnya Plot ini berubah. Rei masih harus tetap merasakan pengalaman terburuk―dan sekali lagi, sebut saja saya PM yang jahat. Rei harus kehilangan sesuatu yang paling dia lindungi. yakni dia harus kehilangan salah satu adiknya yaitu Tetsu atau Kiyo mati, atau bahkan kehilangan hazeruu. Tapi karena saya sayang menyayangi (meski jahat) Ikuya's ini, akhirnya saya memutuskan untuk membunuh Hazeruu term ini. Tepat sebelum karitasu. Hazeruu mati tepat di hadapan Rei. Jahat? Memang. Rei akan berubah drastis (dia akan jadi pemarah, arogan, egois, cuek, dan kasar) dan tidak ada yang dia pikirkan selain kesalahannya terhadap Hazeruu. Untuk satu term ke depan, saya tetap membuat Rei seperti itu sampai akhirnya dia bertemu dengan Hazeruu lagi (yang nantinya akan menjadi shikigami Rei) dan sampai pairing Rei bisa membuatnya kembali seperti dulu―meski Rei mungkin akan jadi kalem. Oh well, sayonara Hazeruu :'|
Plot keempat adalah pairing. Shiki Aoyama adalah pairing Rei yang―oh well Rei sangat-sangat-sangat menyukai Shiki. Serius. Kalau saya melihat plot Rei-Shiki entah kenapa saya blushing sendiri, nyengir sendiri, dan gemes sendiri. Rei berubah drastis, jadi jaim dan tidak banyak bicara, sedangkan Shiki memang charanya minta di cubit dan di bully *dibuang PMnya*.Tapi terus terang saja, sebagai PM saya juga sangat menyukai Shiki. Shiki itu orangnya iya-iya saja kalau kata PM-nya. Tapi karena itulah, Rei jadi menyukai Shiki. Lucu―mungkin Rei akan sering menggoda Shiki dan terang-terangan menunjukkan kalau dia menyukai Shiki. Dan well, jangan marah kalau Rei akan memanggil Shiki dengan sebutan "gadis doraemon" karena plot doraemon yang di Moments itu benar-benar membuat Rei menyukai Shiki.
Omong-omong soal Doraemon, sebetulnya itu saya pribadi yang iseng =)) *dibuang PM shiki* jadi saya sengaja nge-tes Shiki kalau dia di suruh nyanyi lagu anak-anak apa yang terjadi DAN TERNYATA ORANGNYA LUCU =)) DIA NYANYI SAMBIL JOGET-JOGET =)) OH SYIT SAYA SUKA SAMA SHIKI *ciumin shiki* *ditabok PMnya juga reichi*
Plot Kelima adalah plot terakhir, yakni setelah Rei lulus. Enggak kebayang dia besar jadi apa, yang di otak saya adalah seorang Photographer handal karena Rei memang sangat menyukai foto dan kamera. Mungkin setelah lulus dia juga akan kuliah dulu sembari kerja, lalu kemudian menunggu plot dewasa Shiki mau seperti apa; akhirnya menikah. :"> ihiy―kalau soal anak, entahlah. Karena Rei sangat pecinta anak-anak, mungkin dia akan memiliki banyak anak *dibuang shiki* errr enggak, bercanda. Mungkin dua sampai tiga anak, mungkin.
Harapan :
1. PLOTNYA JALAN DENGAN BAIK :(( :(( REICHI SAYANG MAAAPPP *nangis*
2. Pacaran, tapi kalau bisa langsung aja deh sama shiki :"> *dibuang*
3. Rei dewasa. Susah sih tapi oke lah, grow up, son.
4. Shikigaminya semoga benar-benar Hazeruu u__u
5. Lulus :>
BETWEEN REICHI AND HIS PUPPETMISTERSS
Kesamaan :
kayaknya enggak ada =)) *dibuang* bercanda ding.
- Sama-sama sinting. Oke lebih sinting Reichi sih.
- Pecinta kamera. All hail photographer.
- Sama-sama simple soal penampilan. Mau pake baju yang kemarin juga ayok aja :>
- Sama-sama suka (dan dominan) warna hitam.
- Sama-sama benci musim panas.
- Sama-sama pakai kacamata dengan minus dua di kanan dan satu setengah di kiri plus silinders masing-masing satu koma lima *shot*
- Sama-sama Pedofillia :> *shot*
- Sama-sama benci olah raga. Ohohohoho <3
- Sama-sama pecinta hewan.
- Oke baru sadar, umur saya sama umur rei sama sekarang =)) *dibuang*
. . . segitu doang kayaknya orz orz
Perbedaan :
- Rei cowok tulen, saya cewek dong ah.
- Rei penyihir, saya anak kuliahan
- Rei baik banget sama orang, saya jahat naujubilah.
- Rei pecinta anak kecil, saya kalau ketemu anak kecil yang ada saya tendang.
- Rei moodnya stabil, bisa nyesuain kondisi, sedangkan saya udah kayak ESG *ituloh yang buat layar deteksi jantung, naik turun*
- Rei kayak gula, sugar, manis. Saya cabet rawit kalau kata orang.
- Rei jago musik, saya jago dengerin.
- Rei hiperaktif, saya kalem dong ah (bohong abis)
- Rei punya adik dua, saya kalau punya adik kayaknya udah kayak neraka *disepak*
- Rei enggak punya kakak, saya punya kakak tiga biji aja udah stress *disepak dua kali*
- Rei rambutnya item, rambut saya ketutupan kerudung meski aslinya item-kemerahan.
.... Buset perbedaannya banyak banget =)) =)) udah ah segitu dulu, nanti nambah-nambah, ohohoho~Label: Behind Chara