<body>
北沢 京 : Day 4
Sabtu, 19 Mei 2012 @5/19/2012 03:22:00 AM






DAY 4




Halo, aku Kyoshiro Kitazawa !


Bukan bermaksud untuk menguping sih sebenarnya, tapi sewaktu tadi aku melintasi ruang rekreasi asrama, aku mendengar cerita anak perempuan yang tengah menangis tersedu-sedu sambil bercerita histeris bahwa dia baru saja bertengkar dengan ayahnya dan dari nada suaranya sepertinya anak itu menangis sambil marah-marah (atau marah-marah sambil menangis, tak tahu lah). Dia bercerita heboh sekali ke temannya dan hebatnya temannya terlihat sangat sabar mendengarnya. Kalau kata Terry, hal itu wajar untuk anak perempuan—maksudnya semacam histeria berlebihan meski anehnya aku tidak pernah melihat Fuji histeris—karena mereka menggunakan perasaan ketimbang logika seperti anak laki-laki. Aku tidak yakin sih, dulu aku juga pernah bertengkar hebat dengan Ayahku dan aku juga sampai menangis heboh seperti itu, jadi apa aku anak perempuan? 

Kejadian ini sudah sangat lama. Kira-kira saat aku berumur tujuh tahun dan Megumi berusia dua tahun. Masalah sepele, seperti biasa, tentang aku dan adikku yang harus pergi ke Rumah Penitipan Anak setiap harinya karena Ayah dan Ibu harus bekerja. Biasanya yang mengantar kami ke Rumah Penitipan Anak itu Ibu atau Hinishi-san, tapi karena Hinishi-san sedang libur dan Ibu sudah pergi kerja lebih dulu, jadilah Ayah yang mengantar kami, dan Ayah sangat menjunjung tinggi kesehatan keluarga, maka kami pergi ke Rumah Penitipan Anak dengan jalan kaki, bukan dengan sepeda seperti biasa. Aku ingat, aku berjalan di sebelah kiri Ayah sedangkan Megumi berada di sebelah kanan. Kami menggandeng tangan Ayah satu-satu dan berjalan sambil melangkahkan kaki besar-besar karena kaki Ayah panjang sekali dan karena panjang langkahnya lebih besar ketimbang langkahku atau langkah Megumi. Ayah tidak banyak berbicara sewaktu mengantar kami, padahal bagiku berjalan-jalan (meski hanya menuju Rumah Penitipan Anak) dengan Ayah sangatlah jarang jadi sebisa mungkin waktu itu aku benar-benar menggunakan kesempatan ini untuk berbicara dengan beliau. Megumi sebenarnya juga berpikiran sama denganku, tapi dia lebih takut dengan Ayah jadi dia memilih diam. Dan mungkin karena aku laki-laki jadi mungkin aku lebih berani. 

Yang aku ingat adalah saat itu aku melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada Ayah yang meski pertanyaanku panjang dan banyak sekali, Ayah hanya menjawab dengan anggukan atau gelengan kepala, atau hanya melirikku dan menatapku lama, atau bahkan hanya mengeluarkan suara seperti ‘hmmm’ pelan seakan-akan pertanyaanku tidaklah penting. Tapi saat itu aku tidak menyerah, aku terus melontarkan pertanyaan pada Ayah, dan aku ingat, pertanyaan pertama yang aku ajukan adalah tentang nama “Ayah, kenapa ayah menamaiku Kyoshiro?” tanyaku saat itu. Ayah hanya melirikku lalu kembali menatap jalanan setapak di depan. Tapi akhirnya Ayah menjawab, katanya Ibuku-lah yang memberiku nama itu. Lalu aku tanya, kalau Ayah dulu ingin aku bernama siapa, dan Ayah menjawab “Hiromi” yang maksudnya adalah cantik—aku langsung menggembungkan pipiku tentu saja, sebal mendengarnya. Lalu aku bertanya, bagaimana reaksi Ayah saat pertama kali aku lahir. 

Ayah hanya tersenyum tipis—aku menyadarinya karena mata Ayah menjadi lebih sipit dibandingkan biasanya!—meski tidak ada jawaban apa-apa sekali pun aku memaksanya. Aku terus menerus menyerangnya dengan pertanyaan bertubi-tubi tentang Ibu, tentang Megumi, tentang Hinishi-san atau tentang tetangga-tetangga sebelah yang tidak sekali pun Ayah menjawabnya dengan pasti. Lalu karena kesal, aku bertanya apakah Ayah benci padaku sampai-sampai Ayah tidak pernah berbicara padaku. Yang kudapat adalah raut wajah Ayah yang sedih langsung menatapku. Aku dulu tidak mengerti tentu saja, jadi aku terus memaksanya menjawab, aku bertanya “kenapa?” terus-menerus. Tapi itu malah membuat Ayahku marah, dia membentakku keras sekali. Dia bilang “DIAM!” dengan suara lantang yang belum pernah aku mendengarnya secara langsung. Aku sontak terkejut saat itu, Megumi juga, tapi mungkin karena aku memang anak bandel, aku kembali melontarkan pertanyaan-pertanyaan egois seperti “Ayah benar-benar tidak menyayangiku!” lalu “Kenapa Ayah membentakku? Aku kan cuma bertanya!” atau “Ayah lebih sayang Megumi-chan ya!?"

Tentu, jeritan-jeritanku tidak digubris oleh Ayah sehingga aku kesal sekali. Aku lalu langsung lari ke Rumah Penitipan Anak dan menangis di situ. Megumi-chan yang melihat juga ikut menangis tapi aku mengabaikannya. Sampai sore hari ketika aku harus pulang, aku merengek untuk tidak pulang sampai berteriak-teriak "Pokoknya aku tidak mau! Tidak mau! Aku benci Ayah!" begitu. Ternyata yang menjemputku bukan Ayah, tapi Ibu, dan begitu melihatku menangis, Ibu hanya memelukku dan membiarkanku menangis meraung-raung seperti orang gila. Katanya aku harus menangis sampai aku tenang, karena dengan begitu aku bisa merasa lega. Megumi juga begitu, dia menangis sampai merasa lega.

Setelah puas menangis, Ibu berkata padaku kalau Ayah sayang sekali padaku dan Megumi-chan. Ayah adalah orang yang adil, dia tidak pilih kasih dalam membagi kasih sayangnya sebagai seorang Ayah. Meski Ayah tidak pernah berkata apa-apa, bukan berarti Ayah tidak peduli. Kalau Ayah tidak sayang padaku dan Megumi, Ayah pasti sudah membiarkan aku dan adikku berada di rumah terus menerus ketimbang mengantarku ke tempat yang aman (Rumah Penitipan Anak). Tapi buktinya, Ayah meluangkan waktunya untuk mengantar kami dan membiarkan dia pergi bekerja dengan waktu yang sudah terbuang untuk kami di sini. Aku mendengarnya jadi merasa malu, dan saking malunya aku tidak bisa meminta maaf pada Ayah.

Yang aku lakukan hanya memeluk Ayah lama setelah pulang dari Rumah Penitipan Anak, berdua dengan Megumi. Kami tidak berkata apa-apa pada Ayah, tidak ada kata 'Ayah maafkan aku' atau 'Ayah aku salah' atau apa. Kami hanya memeluknya erat dan lama sekali sampai-sampai Ayah keheranan saat itu. Tapi aku senang, Ayah membalas pelukan kami sama eratnya lalu membiarkan kami pergi ke kamar setelah itu. Hubunganku dengan Ayah memang aneh, tapi aku sayang pada Ayah. Mungkin ucapan Terry benar, Ayah menggunakan logika ketimbang perasaan, makanya saat bertengkar denganku dia tidak menangis. Mungkin Ayah berpikir kalau aku harus di didik seperti itu? Tidak tahu juga sih.

Tapi bukan berarti aku perempuan! Anak-anak kan, suka menangis.

Label: , , , , , , ,



北沢 京 : Day 3
Rabu, 16 Mei 2012 @5/16/2012 01:57:00 AM






DAY 3




Halo, aku Kyoshiro Kitazawa ( ´ ▽ ` )ノ

Lucu tidak kalau aku bawa-bawa emot seperti itu? Katanya jaman sekarang sedang marak sekali dimana-mana, bukan? Aku hanya ingin menyesuaikannya saja, lagian tidak ada salahnya. Kali ini aku ingin menceritakan tentang masa kecilku. Tidak tahu kenapa tiba-tiba ke pikiran saja. Yah, sebenarnya sih hal ini ke pikiran sewaktu aku bergentayangan melintasi asrama Bara, tidak sengaja aku mendengar cerita-cerita tentang keluarga mereka yang berujung bercerita tentang masa kecil mereka. Tahu-tahu saja, aku jadi kangen masa kecilku. Sebenarnya sih tidak ada yang spesial dengan masa kecilku, tapi aku mendadak kangen saja, lagi pula tidak ada salahnya kan kalau kalian tahu tentang masa kecilku?

Aku lahir tanggal 15 Juli tahun 1980. Kata orang tuaku, aku lahir sekitar tengah malam, tidak tahu tepatnya tanggal berapa, dan katanya juga golongan darahku adalah O. Tidak begitu yakin sih sebenarnya, aku sudah sedikit lupa tentang ini tapi untuk tanggal lahirku sih tentu saja aku ingat. Tanggal matiku sendiri kalau di nisan tertulis 25 Juli 1996 tapi aku tidak yakin apakah sehari sebelumnya aku memang sudah mati atau memang tepat di hari itu, yang jelas aku mati ketika usiaku genap enam belas tahun. Mungkin tanggal itu benar adanya, setidaknya ucapan Andou-san—Daitokuji Andou si penjaga kuburan, dia sudah seperti keluargaku sendiri karena kalau bukan karenanya, mungkin kuburan-kuburan di Ryokubita tidak akan terawat seperti sekarang—meyakiniku bahwa memang aku mati tanggal 25 Juli. Yah aku percaya padanya.

Megumi sendiri lahir lima tahun di bawahku, aku terus terang saja tidak ingat lagi kapan tepatnya dia lahir, yang aku ingat hanya usianya berbeda lima tahun di bawahku. Dia adik perempuan yang sangat manis, saking manisnya aku terlalu protektif terhadapnya. Kata Ibu, tindakanku keterlaluan, katanya bagaimana kalau sampai Megumi-chan tidak bisa tumbuh kembang menjadi anak perempuan yang kuat karena terus menerus dikekang oleh kakaknya, tapi kata Megumi-chan justru dia menyukainya, jadi akhirnya aku mengambil keputusan untuk mengikuti saran Ibu meski aku katakan pada Megumi-chan bahwa kalau dia butuh aku, dengan sekuat tenaga aku pasti membantunya.

Sebenarnya untuk masuk ke kawasan rumahku itu harus melalui jalanan setapak yang kecil, yang kata Ayah itu adalah jalan paling aman dari orang-orang yang iseng dan jahat. Aku tidak percaya sebenarnya, tapi kalau malam sekitar rumahku sepi sekali, sepertinya kemungkinan terjadinya tindak kriminal pastilah besar. Dan karena masuk ke kawasan rumahku sangatlah kecil, aku tidak begitu kenal dengan tetangga-tetangga di sekitar rumah, aku hanya mengenal Takahasi-sensei yang sebenarnya dia itu guru lesku setiap sore, tapi dia juga seorang dokter hewan (aku sering kali main ke tempatnya karena di sana banyak sekali kucing dan anjing!). Lalu aku juga mengenal Bibi Matsumoto yang jualan banyak barang di toko kelontongnya yang tepat berada di depan jalanan rumahku. Bibi orangnya galak tapi anehnya barang-barangnya selalu habis setiap hari. Kata Ayah, itu karena Bibi Matsumoto orangnya tegas sekali, makanya disegani (aku dulu tidak tahu artinya disegani apa.)

Selain itu aku juga kenal Hinishi-san, kakak perempuan yang menjadi pengasuhku dan Megumi-chan kalau Ayah dan Ibu pergi keluar rumah untuk waktu yang lama. Hinishi-san tinggal tak jauh dari rumah kami, dia adalah anak sulung dari lima bersaudara dan adik-adiknya katanya sama nakalnya sepertiku, tapi aku sih tidak peduli, yang jelas begitu aku bertemu dengan adik-adik Hinishi-san, aku masih jauh lebih keren dari pada mereka.

Kenangan masa kecilku kurang lebih sama seperti anak-anak lain pada umumnya. Kami bermain ke lapangan rumput luas tak jauh dari perumahan kami dan bermain baseball saat itu. Aku tidak jago olah raga, tapi aku lumayan mahir bermain itu meski aku akui aku malas sekali bergerak. Waktu kecil juga aku dan teman-temanku bermain kumbang dan saling adu kuat. Megumi-chan sering kali mengomeli kami karena katanya kasihan kumbang itu pasti kesakitan, tapi yang ada Megumi-chan dan teman-teman perempuannya-lah yang akhirnya kami kejar-kejar dengan kumbang. Di pikir-pikir aku dan teman-temanku memang jahat sih. Selain bermain kumbang, aku ingat dulu aku sering sekali bermain pesawat kertas dengan teman-temanku yang lain, membuat camp rahasia, bermain macam-macam mainan. Rasanya menyenangkan.

Waktu kecil aku dan Megumi-chan sering kali berada di Rumah Penitipan Anak ketimbang di rumah karena kedua orang tua kami bekerja. Aku tidak begitu kesepian meski Ibu atau Hinishi-san selalu paling akhir menjemput kami karena orang-orang di Rumah Penitipan Anak sangatlah baik hati. Apalagi ada banyak anak di Rumah Penitipan Anak itu meski yah, ketika menjelang sore teman-temanku mulai pulang satu persatu dan akhirnya aku selalu tinggal berdua dengan Megumi-chan untuk menunggu dijemput. Pada waktu di Rumah Penitipan Anak, Megumi-chan pernah bilang katanya aku anak yang introvert dan cengeng, bahkan lebih cengeng dari pada dia. Aku sih hanya tertawa kalau mengingatnya.

Aku dan Megumi-chan sebenarnya sebal sekali kalau harus pergi ke Rumah Penitipan Anak. Kami sering kali memberontak dan merengek-rengek ketika Ibu atau Ayah mulai menarik kami ke luar rumah. Kami selalu berteriak "tidak mau! Tidak mau!" keras sekali sampai menangis. Tapi Ibu dan Ayahku sama-sama orang yang tegas—apalagi Ayahku—makanya pada akhirnya selalu kami-lah yang kalah, bisa karena ancaman palsu, atau benar-benar di paksa naik sepeda dengan sepatu dan tas di masukkan ke keranjang sepeda.

Di Rumah Penitipan Anak kami diajari banyak hal, salah satunya yang paling aku ingat adalah ketika kami ditanya tentang cita-cita. Sampai sekarang sebenarnya aku percaya kalau aku ini adalah Kamen Rider! Sedangkan Megumi-chan selalu menjawab dia ingin menjadi seperti aku! Aku juga pernah bilang aku ingin menjadi Santa Claus karena aku sangat percaya kalau Santa Claus benar-benar ada. Aku menyukai Santa Claus karena dia memberiku hadiah dan suatu hari aku ingin seperti dia yang bisa memberi banyak hadiah pada anak-anak sepertiku dulu. Meski setelah masuk tingkat pertama, aku tahu sih sebenarnya Santa Claus itu tidak ada, tapi aku dan Megumi-chan masih terus percaya sebenarnya dia ada, makanya kalau di tanya, kami tetap bilang “dia ada”. Orang-orang di Rumah Penitipan Anak hanya bisa menggeleng-geleng mendengar cerita kami saat itu.

Tapi ketika aku berusia sepuluh tahun, atau mungkin sekitar kelas lima atau enam SD, aku tidak lagi berada di Rumah Penitipan Anak, hanya Megumi-chan yang itu pun tidak berlangsung lama karena beberapa bulan kemudian dia meminta pada Ibu dan Ayah untuk tinggal di rumah karena katanya ada aku yang bisa menjaga. Aku menyanggupinya, dan seolah-olah hanya tinggal berdua dengan Megumi-chan, aku hampir melakukan semuanya sendiri seperti memasak nasi, buat ramen pun, mencuci baju, dan segala hal lainnya (meski tetap masih di bantu Hinishi-san!). Saat itu aku benar-benar merasakan hal-hal seperti, “Aduduh, panas!” atau “Yahh, jatuh~” saat memasak alias tidak bohongan seperti ketika aku bermain masak-masakan dengan Megumi-chan.

Sebenarnya aku tidak yakin apa yang aku ceritakan ini apakah benar-benar kenanganku sendiri atau kisah yang diceritakan orang padaku. Tapi aku percaya, kalau aku bisa menceritakan sampai sedetail ini tandanya ini memang aku alami. Sebenarnya masih banyak hal yang ingin aku ceritakan tentang masa kecilku, namun sepertinya aku harus petapa di kuil untuk beberapa saat agar ingatanku benar-benar jernih sehingga aku bisa menceritakan banyak hal tentang Kyoshiro Kecil itu seperti apa (haha). Dan jujur saja, aku ingin sekali bercerita tentang Megumi-chan dan keluargaku tapi entah kenapa sulit sekali mengingat mereka.

Mungkin karena saking kangennya justru hal-hal yang ingin di ingat tidak keluar.

Pernah tidak kalian mengalami itu?

Label: , , , , , , ,



北沢 京 : Day 2
Senin, 14 Mei 2012 @5/14/2012 08:58:00 PM





DAY 2




Kau pikir siapa lagi yang menulis semua ini selain Kyoshiro Kitazawa?

Tahun 1993, tanggal 17 April di Musim Semi, kalau aku tidak salah ingat itu adalah hari sabtu, hari pertama aku menginjakkan kaki di sekolah ini setelah sebelumnya selama dua minggu ke belakang aku mengurus segala macam keperluanku untuk sekolah yang—sungguh itu sangat merepotkan!! Apakah sekarang juga? Wah, sepertinya dari dulu tidak berubah ya jaman ke jaman, tapi saranku sih nikmati saja! Menyenangkan kok karena di tengah-tengah repotnya kalian, kalian bisa menemukan teman baru sepertiku! Yep, aku ingat pertama kali aku mengenal Kei Yamazaki saat aku kelimpungan menggiring banyak buku yang baru aku beli. Waktu itu buku-bukuku tiba-tiba terjatuh karena kakiku tersandung batu kecil di jalan setapak. Alhasil tentu saja, buku itu berserakan kemana-mana. Lalu tahu-tahu saja, Kei datang dan membantuku. Itulah perkenalanku dengan Kei untuk pertama kalinya.

Kei orang yang arogan, sama sepertiku, tapi dia masih bisa menahan diri.

Tidak tahu sih, yang jelas aku lebih keren.

Keren sekali.

Oh lanjut. Mungkin karena kita sama-sama memiliki sifat arogan, makanya aku masih ke asrama Bara. Asrama itu dilambangkan dengan bunga mawar yang berwarna merah pekat. Kata Mori-sensei (waktu itu kepala Asrama Bara itu Nagataki Mori, sekarang berubah-ubah ya?) asrama Bara itu diperuntukkan bagi mereka-mereka yang memiliki jiwa ambisius—bersemangat hingga terkadang akan melakukan apapun agar tujuannya tercapai. Aku tidak yakin sih dulu aku ambisius karena apa, apakah sekolah ini tahu aku begitu ingin keluar dari rumah sehingga aku berada dalam kategori 'melakukan apapun agar tujuannya tercapai'? Tidak tahu sih, yang jelas aku cukup senang karena aku masuk asrama Bara. Warnanya merah soalnya, dan merah itu keren.

Selain Kei, aku juga bertemu banyak-banyak orang dari berbagai asrama dengan karakteristik yang berbeda-beda. Seperti misalnya aku bertemu dengan Touya Morimoto yang sama-sama dari Bara tapi dia orangnya tekun sekali! Bayangkan! Setiap hari belajar! Aku sih muntah duluan kali ya kalau melihat buku setiap hari, bahkan lebih dari semenit aku pun meragukannya. Lalu bertemu dengan Takumi Ogawa dari asrama Kiku yang sumpah deh berisik! Setiap kali bertemu dengan Ogawa-kun, astaga rasa-rasanya gendang telingaku mau pecah mendengar dumelannya dan ceramahnya yang luar biasa menyiksa. Aku sering kali menyumpal mulut Ogawa-kun dengan onigiri kalau aku sudah muak dengan ceramahnya, ihihihi. Tapi sekarang aku kangen sih dengannya, habis kalau tidak ada yang bawel, rasanya sepi sekali. Ah! Aku juga kenal Sakura Yabe dari asrama Sakura yang luar biasa kalem dan kalau ngomong benar-benar pelan sekali. Aku ingat tuh pertama kali berbicara dengan Yabe-san, mungkin lebih dari sepuluh kali aku bertanya 'Apa?' atau 'Apa Yabe-san? Aku tidak dengar?' sampai-sampai Kei bilang padaku mungkin telingaku-lah yang bermasalah.

Aku benar-benar sangat merindukan teman-temanku sekarang ini. Mereka semua pastilah sudah lulus dan sudah memiliki keluarga sendiri, punya istri atau suami dan anak-anak yang lucu. Sayangnya karena aku mati di usia muda, aku tidak bisa merasakan hal yang sama dan hanya bisa merajut rindu yang tidak pernah bisa di tebus apa pun. Yang bisa aku temui hanyalah Kei, dia sudah seperti sahabat karibku yang juga seperti saudaraku. Kei meninggal karena tertabrak mobil di Hakamadote (mentang-mentang Hakamadote jarang ada mobil, sekalinya ada mobil bawanya ngebut! Dasar bego!) dan tidak sempat mendapatkan pertolongan sehingga saat itu juga Kei meninggal. Karena merasa dendam, dia enggan pergi ke Nirwana sebelum menemukan siapa pelakunya, setidaknya itulah janji Kei yang terucap sebelum nafas terakhirnya berhembus.

Sedangkan aku?

Aku bergentayangan di sekolah ini karena apa?

Label: , , , , , , ,



北沢 京 : Day 1
@5/14/2012 08:19:00 PM




DAY 1




Kenalkan, namaku Kyoshiro Kitazawa.  

Umurku? Umurku 16 tahun meski sudah 32 tahun aku berada dalam tubuhku yang berusia 16 tahun ini. Sudah selama itu pula aku berada di sini, di tempat yang tidak bisa aku tinggalkan meski aku ingin sekali keluar dan berjalan-jalan seperti biasa, melihat kehidupan di dunia yang kini aku sebut antah berantah. Tapi sayangnya aku tidak akan pernah bisa—yah, aku lebih suka di sini karena bagiku tempat ini sudah seperti rumahku, setidaknya di sinilah aku tumbuh, aku hidup, dan aku dikuburkan.

Entah sudah berapa banyak anak laki-laki atau perempuan atau bahkan binatang-binatang yang datang dan pergi di depan kedua mataku, hilir-mudik bergantian tak pernah henti setiap harinya, aku tidak ingat, tapi itu bukan masalah bagiku karena jika meski sulit aku masih bisa berinteraksi dengan mereka secara nyata. Itulah mengapa aku suka sekali berada di sini karena aku beruntung masih bisa merasa hidup meski hanya sebatas obrolan belaka.

Dulu aku tinggal di Okinawa bersama keluargaku. Aku punya Ayah, Ibu, dan adik perempuanku satu-satunya yang bernama Megumi. Ayahku adalah orang yang sangat keras bahkan kalau boleh jujur, aku sering kali merasa sebal karena sifatnya itu. Kalau aku tidak mau, Ayah biasanya memaksa agar aku mau. Begitulah sifat kerasnya. Tapi kata Ibu, Ayah juga orang yang sangat penyayang. Diam-diam ayah memperhatikanku dan adikku meski di depan kami dia justru terlihat dingin dan cuek. Ayahku juga sangat jarang berbicara, dia hanya akan berbicara kalau ada perlunya, mungkin karena inilah orang tuaku jarang terlihat berbicara satu sama lain.

Sedangkan Ibuku adalah orang yang sangat anggun dan penuh kasih karena kelembutannya. Ibu juga salah satu orang yang sangat bijaksana yang pernah aku lihat. Ibu tidak pernah marah di depanku atau di depan adikku, bahkan kalau ada yang kesal di rumah, Ibu-lah yang mendinginkan suasana. Yah, meski pun secara terang-terangan Ibu terlihat lebih menyayangi Megumi, itu tidak masalah, mereka kan sama-sama perempuan, wajar kalau ada ikatan batin secara berlebihan ketimbang aku yang berjenis kelamin laki-laki. Oh iya, banyak yang bilang kalau wajah ku lebih mirip Ibu ketimbang Ayah, sedangkan Megumi kebalikannya. Aku tidak tahu sih kenapa bisa begitu.

Adikku bernama Megumi, dia anak yang cantik dan manis sekali. Aku ingat dulu kalau aku berjalan-jalan sekali pun itu di dalam rumahku yang luas sekali, Megu mengekorku kemana pun aku pergi. Lucu sekali. Dia juga sering kali meminta bantuanku kalau-kalau pelajaran di sekolahnya terasa sulit baginya. Aku menyayangi Megumi lebih dari apa pun, mungkin karena aku seorang kakak juga jadinya aku bersikap protektif terhadapnya.

Aku pergi dari rumah ketika aku sudah merasa tidak betah dengan perlakuan keras Ayahku. Ada sebuah sekolah yang mengatakan bahwa aku di terima di situ dengan sistem perasrama yang intinya, selama setahun selain liburan kenaikan kelas, aku akan berada jauh-jauh di rumah. Aku ingat, untuk pertama kalinya aku masuk sekolah jauh dari rumah, dan kalau tidak salah itu adalah tahun 1993. Megumi tampak sedih sekali, tapi aku berjanji padanya aku akan terus-menerus mengirimnya surat agar dia tidak kesepian di rumah.

Tapi kehidupanku ternyata tidak bertahan lama. Maksudku, hidup sendirian di tempat yang sebelumnya tidak pernah kau tinggali apalagi kau tahu bukanlah hal yang mudah. Banyak hal-hal yang aku lalui dan sungguh hal itu sangat beragam, ada yang menyenangkan, menyebalkan, bahkan membuat marah. Seharusnya aku menyusukuri semua itu, tapi selama aku hidup aku malah merecoki dan mengkeluh-kesahkan semuanya seolah-olah apa yang aku hadapi waktu itu salah. Tapi sekarang, begitu aku mati, aku menyesalinya. Seharusnya selagi aku masih hidup, aku harus mensyukuri semua itu apa pun bentuknya, karena sekarang justru aku tidak lagi merasakan apa yang aku rasakan waktu aku hidup. Meski begitu, aku tetap menyesali sih kenapa aku mati di saat usia enam belas tahun, dan hanya tiga tahun di sekolah itu. Semua gara-gara kejadian di kamar mandi, dan aku menyesalinya teramat sangat. Andaikan semua itu tidak terjadi.

Ya ya ya, lagi-lagi aku hanya bisa mengeluh—ya namanya juga hantu.

Hmm hmmm, aku sedang ingin mengulas alasan kenapa aku masih bergentayangan sampai sekarang omong-omong. Berbicara terus kepada Fuji rasanya kasihan, dia juga punya kehidupan, aku tidak mau kehidupannya berubah menjadi suram hanya karenaku, makanya sebisa mungkin apa yang aku ingat ingin sekali aku curahkan di sini, setidaknya semua kehidupanku, bukan cuma seputar sekolah dan keluargaku saja, mungkin rahasia Megumi juga akan aku ceritakan di sini. Ahahahaha!

Baiklah, sekian ceritaku, mungkin akan aku lanjutkan nanti.

Aku mau kencan dengan Fuji! Fufufufu!






北沢 京
ya ampun aku masih ingat kanji namaku! 

Label: , , , , , , ,



Galau itu bisa macem-macem.
@5/14/2012 07:42:00 PM





Kemarin sekitaran hari sabtu mepet minggu, setelah menggalau menjerumus menugas di PVJ, dan setelah menggalau ke kopi waddaddah (gila ini oke banget warung kopinya! Cuma tempatnya aja jauh, orz), ada sebuah perbincangan seru antara gue dan sahabat gue di doppio, si onye, tentang "mereka" yang menempati kost-kost sahabat-sahabat gue itu. Meski gue pribadi emang udah nekanin bahwa gue enggak mau turut campur, atau malah kasarnya mau menolak mentah-mentah untuk berhubungan, belakangan ini gue jadi kepikiran (apalagi setelah baca danur) gue jahat juga ya ga mau berbaur tapi gue sering cerita ini dan itu ke temen-temen gue. Ibaratnya kayak 'lo ngomongin gue tapi lo ga mau dengerin omongan gue' dan gue jadi ga enak hati aja. Mungkin sebaiknya gue tutup mulut kali ya?

Terus gue mulai kepikiran karakter Kyoshiro Kitazawa. Dia karakter hantu yang gue kalau ngegerakin sangat menjiwai dia meski bermodalkan 'gue masih ingin hidup' dan—yah, okelah, kabar burung yang gue denger dan gue liat langsung dari indera tubuh gue, terkadang gue ngerasa ga enak, apa dengan gue menggerakkan Kyoshiro gue terhitung orang yang bermain-main dengan "mereka" kah? Gue takut aja kalau ternyata dengan Kyoshiro gue menyinggung "mereka" secara enggak langsung karena ke-tidak logis-an Kyoshiro dan karena cerita ngalor-ngidulnya ini anak satu apalagi tentang kegalauannya yang luar biasa menyiksa lahir-batin gue (apa coba). Gue selama ini berpikir logis dengan kalimat 'ah namanya juga karakter' tapi ternyata enggak bertahan lama karena sekarang gue merasa bertanggung jawab dengan apa yang gue "lihat". Oh yeah, bayangin, ada orang yang kesinggung karena cerita mereka di publish tanpa permisi, kan ngamuk, nah, mereka juga sebenernya begitu tanpa gue sengaja, gue takut aja.

Mungkin gue harus membuat karakter Kyoshiro secara mutlak?

Ah, galau galau.

Galau.


Label: , , , ,



RP NO PAWA!
Kamis, 19 April 2012 @4/19/2012 01:49:00 AM




Between your Character and visualization.




Jadi karena semalem (atau mungkin dari dua malam? Ya itulah) kemarin keasyikan baca THE HYDE dan TETSUGAKU translation atau bisa di bilang versi bahasa inggrisnya (sorry, I'll not publishing in here. it's not my business. Just search it, you'll find that), gue selalu berujung ketawa-ketawa dengan fakta-fakta yang gue temuin. Meski gue pernah bilang ada beberapa fakta yang gue ambil dari visualisasi mereka ke karakter-karakter gue alias gue emang sengaja buat menyamakan mereka di beberapa sisi, ternyata ada juga yang secara enggak sengaja beneran sama di luar rencana. Maksud gue, untuk Tetsuyama, okelah gue pernah baca TETSUGAKU waktu dulu banget (sekitar tahun 2008 apa 2009—emang udah lama), tapi kan itu udah lama banget sedangkan gue ngegerakin Tetsuyama udah hampir tiga tahun, thats mean anak gue berkembang, dan diluar dugaan perkembangan Tetsuyama sama TETSUYA ternyata ada beberapa yang sama. Oh, mungkin ini yang disebut RP no Pawa.

Kalau dulu di IH judulnya between you and your character, gue lebih tertarik between your character and visualization. LOL. Dan karena anak gue banyak, tentunya pasti ini post bakalan panjang, tapi enggak sih, gue cuma bakal ngepost beberapa anak yang emang udah ketauan persamaan sama perbedaannya aja sih—hei, gue ga selalu fandom dari masing-masing anak gue loh ya, kebetulan aja visunya cocok dan karakter anak gue seperti visualisasi tersebut. Semacam itu. Dan karena dari kemarin gue searching soal Larc dan Sugar, mungkin segitu dulu aja kali ya.

Kyoshiro Kitazawa - HYDE.
  • Boncel alias pendek. Meski tinggi Kyoshiro di tambahin 2 cm dari Hyde sih.
  • Sama-sama buta warna. Meski HYDE buta warna parsial, Kyoshiro deutromali.
  • Sama-sama 'bocah' dalam arti childish.
  • Sama-sama maniak coklat tapi gak begitu fanatik valentine
  • Sama-sama suka gitar dan egois
  • Kyoshiro itu setan, sedangkan HYDE benci banget soalnya dia pernah mimpi di kejer-kejer setan—HAHAHAHA.
  • Ulang tahun mereka beda jauh, banget.
  • Golongan darahnya sama-sama O !! =)) =)) #headbang
  • HYDE anak tunggal, Kyoshiro punya 1 adik perempuan
  • Sama-sama suka tamagotchi~
Tetsuyama Ikuya - TETSUYA

  • Sama-sama karakteristik 'Sakura' meski dalem-nya 'Kiku'
  • Sama-sama work-a-holic, luar  biasa.
  • Sama-sama santai dalam arti kepribadian
  • TETSUYA enggak pernah punya waktu luang—I mean, dalam kehidupan nyata, waktu luang dia bakalan di pake buat nge-bass atau nulis lirik. Bahkan kalau pun ada sms atau email masuk jarang banget dia bales. Tetsuyama kebalikannya, waktu luang dia banyak
  • TETSUYA punya 2 adik perempuan, Tetsuyama punya 1 adik perempuan dan 1 kakak laki-laki
  • Tingginya sama, beratnya beda. TETSUYA lebih gendut dikit.
  • TETSUYA suka banget sama SUNNY, dan fyi, Tetsuyama pairingnya Naoko Ikeuchi =))
  • TETSUYA kalau ngomong di pikir dulu, maksudnya, karena dia bijaksana (banget) kata-kata dia selalu hati-hati, selalu sebisa mungkin enggak ambigu. Tetsuyama sekali pun sama-sama bijaksana, dia lebih suka blak-blakan.
  • Sama-sama gak suka sama anak-anak, tapi belum kebayang kalau anak sendiri.
  • TETSUYA sangat, sangat, sangat, cleanfreak. Tetsuyama sih nyantei.
  • Sama-sama suka gundam, evangelion, sama bass.
  • Sama-sama ga suka  masak (HAHAHAHAHA) bedanya kalau Tetsuyama emang gak bisa, kalau TETSUYA dia gak suka kotor >__>
  • TETSUYA bisa di bilang waktu sekolah agak ansos, gak ikut klub apa pun, Tetsuyama kebalikannya, ikut klub dan famous -__-
Yoshitsugu Kitamura - Ken Kitamura
  • Marga—emang sengaja sih disamain.
  • Sama-sama punya saudara perempuan! =)) #troll
  • Tingginya sama (disamain sih, gila 178 tinggi amat =)))
  • Ken sangat, sangat, sangat cerewet. Yoshi kebalikannya.
  • Ken suka olah raga, Yoshi kebalikannya.
  • Mereka sama-sama perokok dan suka sake.
  • Mereka sama-sama punya telinga yang peka, kalau Ken dominan ke musik, Yoshi apa pun.
  • Ken semasa sekolahnya super sangat bersosialisasi. Sama siapa aja kenal, cool, gaul, etc. Yoshi kebalikannya (kok kebalikan dari tetsuyama-TETSUYA ya =)))

Masahiro Awaji - Yukihiro Awaji
  • Marga—emang sengaja sih disamain.
  • Sama-sama misterius, quite, pendiem, susah di tebak, pemikirannya beda sendiri.
  • Sama-sama bujangan, beda alasan. Yukkie menurut buku biografinya, dia dulu punya pacar, senpainya, tapi sayangnya pacarnya tewas karena kecelakaan ;w; kalau Masahiro sih emang jomblo aja, jodohnya entah dimana. Lalalala~
  • Yukkie sangat gaul dalam arti gadget apa pun dia bisa. Masahiro kebalikannya, dia udik.
  • Sama-sama suka warna hitam.
  • Pendiam, sangat.
  • Kurus ceking. Yeah.
  • Tingginya di buat beda, Yukkie 165 cm, Masahiro di buat 170 cm.


Apa lagi ya...—kalau udah lupa suka bingung mau nulis apa. Bahkan Sugar sama Reichi aja bingung. Ah udah lah, lumayan segini juga. Anw, udah lama ya gue ga nulis blog? Terakhir 11 April, dan apa kabar fanfic challenge gue? Hahahaha, masih dalam berupa draft, akhir-akhir ini gue lagi keasyikan (???) nugas. Tapi tenang, secepat mungkin update kok~ Dan post ini kalau pun ada yang nambah, gue tambahin lagi ah~ toh THE HYDE masih unfinished dan TETSUGAKU masih banyak chapter yang harus gue baca ulang 8DDD

Yuk mari~

Random~

Label: , , , , , , , ,



Character List
Senin, 02 April 2012 @4/02/2012 09:02:00 PM




Ryokushoku o Obita

  • Tetsuyama Ikuya 
  • Reichi Shibasaki 
  • Kiyoshi Ikuya 
  • Miho Mizuhara 
  • Shigeru Matsuura 
  • Yoshitsugu Kitamura 
  • Daisuke Taniguchi 
  • Nana Kobayashi 
  • Hiroki Kobayashi 
  • Miyuki Matsuoka 
  • Bratashena Cakrabirawa 
  • Mocchan [canon
  • Kyoshiro Kitazawa [canon
  • Akira Ise [canon
  • Masahiro Awaji [canon]  
  • Amemi Kitamura [co-PM]
  •  Aoki Hayami [co-PM]

IndoHogwarts

  • Zeny G. Kiryl (RIP) 
  • Cora Llewellyn (RIP) 
  • Clara Eielithyia 
  • Darrell Karl Ervanthe (adoption)

AniHogwarts

  • Ervander Dammian Ervanthe 
  • Michael Llewellyn (deleted
  • Javier Ervanthe

AniDrumstrang

  • Christian Bernadotte (deleted


Toshi Haku

  • Yoshitsugu Nakamura (deleted

Beauxbatons Academy

  • Josalynn Marguerite (deleted

Reincarnation

  • Amenominakanushi 
  • Kouki 
  • Iruka 
  • Maki 
  • Mayumi Isora 
  • Makoto Tadashii 
  • Yukihiro Nagashima 
  • Kyoko Matsumoto  
  •  
Mapleday

  • Joseph Panabaker 
  • Won Fei Lung 
  • Allyssa Baylee  
  •  
The Four Nation Forum (Avatar World)

  • Unnamed Fire Avatar 
  • Aang 
  • Zuko 
  • Sokka 
  •  

New Indo Durmstrang

  • William Lindfors (deleted
  •  




Jadi ceritanya setelah saya edit theme blog bagian list ini terpaksa saya cut dan ganti pake icon karena gatel pengen masukin gif tetsu ke blog HAHAHAHAH fangirl emang dapat melakukan apa aja #plakdies. Nah, ini list total yang gue pegang ya, kalau yang ada di 'net world' itu cuma visualisasi anak yang gue pegang (dengan link chara dominan) ' '

tenang, makin lama makin nambah kok =)) #krik

Label: , , , , , , , ,



Fanfiction Challenge !
Jumat, 23 Maret 2012 @3/23/2012 09:42:00 PM



Gila, capek gue pejret F5 mulu buat koneksi w11. Apa-apaan.

Curhat sebentar barusan. Ehm.

Jadi ceritanya, setelah mengeluh gue ga bisa nulis lagi, akhirnya gue mutusin buat ngadain challenge Fanfiction sekalian buat ngasah otak gue lagi (apadah). Eh, maksudnya, karena belakangan ini otak gue selalu menjurus ke cerita Ken sama Tao yang jujur aja bikin gue nguras otak edan-edanan (IMO buat gue dua anak ini bener-bener harus pol-pol-an kalau mau nulis atau repp, karena mereka ini beneran langit sama bumi) dan itu bikin gue capek sekaligus webe, jadinya gue mau banting setir dulu ke yang lain. Nah, meminta pada TL tentang karakter-karakter yang mau di FF-in, berikut challenge dari mereka :
  1. Ken - Tao (lagi) dari @_letsplay dengan tema fateful encounter semacam pertemuan setelah berpisah beberapa lama atau setelah berantem hebat ketemu lagi gitu. Well, kita coba.
  2. Reichi - Shiki dari @maaya93_ dengan tema fluff-crack atau semacam lawak gitu. Spesifikasinya tentang adanya festival sekolah terus dengan sangat kebetulan, Rei sama Shiki kebagian suatu acara yang mengharuskan mereka jadi pasangan utama drama telenovela atau sinetron gitu. Lawak. Hm, kita coba.
  3. Reichi - Yukiko dari @meeRHU dengan tema horor hakamadote yang sebenernya, lagi-lagi dipintanya horor comedy
  4. Shigeru-Kirara-Luc dari @_1ban dengan tema detective-comedy.
  5. Reichi - Reika dari @sakenyucchi temanya bebas :3 [DONE]
  6. Reichi - Kazusa dari @_arsafira (dan @sakenyucchi) tema romance.
  7. Cross Pair : Tetsuyama - Fuyuki dari @sakenyucchi tema bebas.
  8. Cross Pair : Naoko - Gikyo dari @sakenyucchi tema bebas
  9. Kyoshiro - Abigail Watanabe dari @meeRHU temanya galau-lawak.
  10. Ken - Suzaku dari @shxion tema rival [DONE]
  11. Ken - Tao dari PM Tao Ito pokoknya setting malam pertama. [DONE]
  12. Nana - Lee dari @cmsnw tema romance.
UDAH WOI CHALLENGE-NYA DI TUTUP =)) =)) Bisa-bisa ga kelar ini Challenge. Targetnya Challenge ini sebenernya selama bulan april kelar. Pokoknya semua-muanya kelar, TAPI gue ga janji bakal langsung post ya, bisa langsung seabrek atau malah satu-satu muehehe. DAN PLEASE YA GUE UDAH BILANG KALAU KEN TAO ITU NGURAS OTAK GUE INI KENAPA PADA REQUEST MEREKAAA =)) *ga nyante* *dibapuk*

Udah ah, gue mulai nulis dulu =)) =)) Washooii~

Label: , , , ,



behind chara : Tetsuyama Ikuya
Minggu, 04 Maret 2012 @3/04/2012 11:06:00 PM






Stand up for your final choice! Now the time of fate has come!
Fly away beyond the clouds! Will you still be in your dreams? 

New World - Larc en ciel    



Ini adalah karakter pertama saya, dimana setiap kenistaan, out-of-chara, plot bombastis-enggak-logis-tapi-tetep-nista, plot-plot lawak, dan segala macam perkembangan anak benar-benar terjadi di sini, di si Tetsu ini. Enggak tau sih, tapi buat gue anak pertama bukan anak kesayangan, tapi anak kebanggan, karena kalau bukan karena Tetsu, gue ga belajar RP.   



Nama : Tetsuyama Ikuya - 哲弥 郁也  

Demi apa pun gue ga bisa ngejelasin apa artinya nama ini. Gue cuma nambahin 'ma' di kata Tetsu, dan Ikuya diambil dari—dari mana ya? Lupa gue. Pokoknya gue nyomot dari nama orang (bukan marga loh, LOL). Gue bias sama Larc en ciel, terutama si leader ini, makanya pas cek kalau Tetsu belum ada yang pake, tanpa basa-basi gue regis pake visu ini. Enggak sempet mikirin nama, enggak sempet mikirin biodata lalalal, pokoknya regis, asal bikin nama, dan pejet enter. End of Discussion =)) #dibuang.

Visualisasi : Tetsuya Ogawa - Larc en Ciel.  

Udah gue singgung di atas kalau gue ini bias larc en ciel dan gue suka banget sama si leader =))  

Tempat/Tanggal lahir: Tokyo - 14 july 1986

Awalnya gue mau nyamain biodata Tetsu ini sama si Tetsuya asli, tapi gue mikir, ini gue mau RP apa mau nge-RP-in Tetsuya? Akhirnya gue ubah langsung (beberapa kali malah) dan nyomot Tokyo sebagai tempat lahirnya, Yokohama sebagai domisilinya. Gue suka sama Tokyo, karena... Tokyo itu satu-satunya tempat yang gue tau waktu itu (geografi gue goblok sih emang) jadi ya langsung deh regis pake lahir di Tokyo. 

Tetsu ini gue bikin berdasarkan seseorang yang deket sama gue. Sifat, sikap, kepribadian, dan yang lain-lainnya gue patokin sama temen gue itu. Dan yang paling kentara persamaannya adalah tahun lahirnya: 1986. Waktu itu gue agak rancu sama tahun lahir di Ryoku (karena batas-batasan) gak ngeh kalau 86 itu paling kecil (eh enggak paling juga sih) asal regis aja. Kalau tanggalnya, gak tau kenapa gue pengen aja. #shot.

Asrama : Sakura nyasar.

Nah, ini aib pertama—atau kesekian.

Pertama kali regis, gue emang ngincer sakura. Apalagi kalau bukan karena deskrip sakura itu yang 'cool' atau something like that. Dan karena waktu pertama kali regis ini anak emang Sakura banget, makanya bisa lolos. TAPI dari pertama kali menginjakkan kaki di Ryokubita, ini anak udah salah pergaulan. Tetsu ketemu sama anak-anak kuning-gonjreng-yang-otaknya-enggak-waras: Naoto Matsuhima, Hiromi Fujiwara, dan Aoi Mizuno. Mereka Kiku semua, nyablak semua, sedangkan Tetsu sakura sendiri, kalem sendiri—gak sadar, gue nge-OOC-in Tetsu, kebawalah dia menuju pribadi Kiku, seketika Sakura-nya hilang dalam sekejap mata.

Enggak, gue gak nyalahin sahabat-sahabatnya Tetsu itu, malah gue bersyukur karena kalau bukan karena mereka, Tetsu enggak bakal ada perkembangan karakter. Anak kecil biasanya kan gampang banget kan ngikutin ini-itu, nah karena waktu itu Tetsu masih kecil, gue lanjutin aja dia sakura-nyasar sampe akhirnya dia kelas sepuluh, sekuat tenaga gue bikin Tetsu balik lagi jadi sakura.

Meski yah—enggak berhasil. Tetep aja dia nyablak kayak Kiku.

Kewarganegaraan : Jepang

Keturunan Siluman : Serigala 

Waktu pertama kali regis, form regis Ryokubita ini enggak ngewajibin karakternya punya darah siluman (kalau sekarang kan antara tau atau enggak tau, deshou?) makanya gue enggak cantumin darah Serigala di karakter dia. Tapi sejak term 4 (apa 5) ketentuan Ryoku berubah dan—yah, jadinya gue ubah deh jadi keturunan serigala.

Shikigami: Aero - white wolf  Sewaktu udah ditentuin keturunan, terus iseng searching google soal serigala. Dan yah, langsung jatuh cinta sama sosok serigala putihnya jadi langsung di comot. Nama aero sendiri lagi-lagi gue ambil dari ID temen gue yang jadi acuan si Tetsu ini, AeroFrozz nama ID-nya, terus karena orang Jepang agak susah nyebut frozz, jadi mending Aero aja, itu pun gue bikin si Tetsu latihan dulu nyebut ampe berbulan-bulan #dibapuk.

Penampilan : 

Gue dulu suka banget sama Tetsuya yang rambutnya item, yang kayak ini, apalagi Tetsuya itu rambutnya lurus banget, jatoh, mengkilap, pokoknya lebih-lebih dari cewek (...) jadinya ya suka aja. TAPI begitu liat sekarang ini rambutnya item tapi mepet korea (weird, really!!) gue ngerasa jijik sendiri =)) #HEH.

Akhirnya sejak term kemarin, gue bikin si Tetsu jadi rambutnya pirang gegara di cat paksa sama kakaknya #DOR. Selebihnya sama kayak Tetsuya, dia tinggi kurus, rambutnya lurus setekuk, suka pake baju warna pink (derita visu suka pink - -) murah senyum, pake kacamata, kulit putih pucet, warna mata hitam, yah pokoknya sama lah.

Latar belakang keluarga:

Nah ini segambreng. Sekali lagi karena gue meng-kiblat-kan (?) ini anak sama temen gue, jadi latar belakangnya sama. Yatim Piatu, dari kecil di tinggal orang tua, sangat susah banget buat terbuka, di besarkan di salah satu panti asuhan. Tapi setahun setelah Tetsu di Ryokubita, gue ngeliat visu Reichi (Suga Shikao .red) kok lama-lama mirip, lama-lama kayak kakak adik, mana gue fangirling dua-duanya jadi gue tau dua-duanya kayak apa dan mirip juga. Jadilah latar belakang dia di rombak abis-abisan. Lagi-lagi, gue meng-OOT dan OOC-kan chara. Ah sudahlah.

Jelasnya kayak apa ya baca ini aja lah ya :B

Sifat :

  • egois, jadi kalau adu argument suka ngotot
  • penurut, meskipun awalnya ngomel tapi tetap di kerjain juga 
  • Temprament, cepat marah, tapi juga cepat baik.
  • Labil ya namanya?
  • Santai. Saking santainya sering di anggap tidak pernah serius.
  • Sinting—banyak yang bilang begitu.
  • Work-addict---penggila kerja 
Hal-hal yang tidak tercantum di atas:
  • Dia punya pacar, namanya Naoko Ikeuchi. Langgeng kok :") Tapi dia punya banyak harem juga (...) 
  • Dia pernah jadi banci yang namanya Tetsuko Ikuya pada awal tahun 2004 di Fujisaki Inn. 
  • Dia punya dua anak, namanya Renge Inagawa sama Himeka Kinoshita. 
  • Sakura nyasar. Percaya deh. 
  • Penggila handycam, kakaknya penggila kamera, adiknya penggila alat musik. 
  • Punya panggilan nama segambreng. 
  • Bener-bener ngeklop sama Seishirou Izumi, Kouhaku Matsushima, dan Adriano Costanza. 
  • Head of Sakura Dorm, 2003-2006 ... 
  • Dia terkenal, baik dalam sisi negatif mau pun positif :|  
Hal-hal yang ingin dicapai namun belum terlaksana:
  • Nikah sama Naoko :"|
  • Jadi dokter kalau udah lulus Ryokubita
  • Atas kesepakatan sama pair, semua Ikuya bakal di tarik marga Shibasaki, cuma belum tau plotnya apa, lelelelel. ...
  • jadi Sakura normal (yakali)  Lain-lain:

Label: , ,



Day 07 - Favorite character you’ve ever made
Minggu, 22 Januari 2012 @1/22/2012 02:53:00 PM



30 Days of RPF challenge.





Day 07 - Favorite character you’ve ever made

Wah, kalau di tanya karakter favorite, gue bingung. Suer. Apa ya, kalau nanya mana yang paling dibanggakan biar jadi kategori favorit, gue juga musti mikir dulu. Hm, selama ini gue selalu nistain anak-anak gue baik di forum mana pun, bahkan forum sendiri LOL. Atau kalau emang gue bangga-banggain ya Tetsu. Dia perkembangannya jelas banget, dari Tetsu gue bisa ngerangkul hampir semua PM Ryoku, sifatnya yang luwes dan rada-rada itu plus lawak. Dia juga work-a-holic, ngebawa gue buat kalau ada tugas yang emang harus Tetsu lakuin, selalu gue lakuin mau ga mau (sedangkan kalau Reichi yang juga HS sekarang, justru gue ogah-ogahan atau Yoshitsugu yang ketua kelas gue juga ogah-ogahan hahahah (plak)) Tetsu juga paling aktif dan di bilang paling berprestasi dari semuanya (dari jaman gue newbie banget hahahaha).

Tapi kalau di tanya favorit, dari semua anak gue di semua forum yang gue ikutin, gue suka Reichi Shibasaki sama Yoshitsugu Kitamura. Engg, gak tertulis harus satu kan ya? Tulisannya cuma 'Favorite character you’ve ever made' toh? Hahahaha. Kalau kata kebanyakan orang bilang karakter pertama itu pasti kesayangan semua PM, gue dengan tegas bilang iya. Tetsu (anggep aja karakter pertama meski sebenernya bukan) adalah anak kesayangan gue, tapi buat gue, anak kesayangan bukan berarti anak favorit.

Gue suka banget sama Reichi karena selain dia pacarnya Shiki yang notabenenya lebih tua lima tahun (kyaaaa #woy) adalah karena Reichi karakter yang konsisten. Gue ngegerakin Rei seperti apa yang seharusnya gue gerakin, cowok usia 21 tahun yang harus udah mulai bebenah diri, yang punya tanggung jawab besar, sama tegas. Karena dia anak sulung, dia harus perhatian ke adik-adiknya, yang kebawa ke temen-temen sekelilingnya. Meski buat orang (pernah ada yang bilang) kalau Reichi itu overprotektif, buat gue itu emang harus seperti itu. Punya dua keluarga, dan sama-sama jadi anak sulung di dua keluarga itu, mau ga mau bebannya berat, makanya dia jadi over. Gue juga suka Reichi karena selama ini, alhamdulillah, gue sukses membesarkan dia dengan setiap plot yang ada (amin). Meksi gue masih bingung ntar dia lulus bakal jadi apa alias belum ada bayangan, tapi sejauh ini gue suka dengan karakterisik Reichi.

Meski sama-sama suka dengan karateristiknya, Yoshitsugu Kitamura justru menurut gue ada tantangan sendiri yang harus bisa gue perankan selama main RP. Apa ya, RP itu kan kita berperan menjadi orang lain, dan mengajarkan kita buat melihat karateristik orang lain, nah, karakter yang kayak Yoshi ini yang paling gue suka. Dia orangnya ga neko-neko, ga basa-basi, irit ngomong, manis, dan dewasa. Jeleknya dia gue juga suka, dia narsis, cuek, perokok, arogan, dan keras kepala. Peran gue sebagai Yoshi itu antara gampang-gampang susah meski buat gue, menjadi Yoshi adalah karateristik itu paling bagus dibanding yang pernah gue mainkan. Plotnya sendiri gue selalu buat sebisa mungkin jadi pipa air, adiknya plot adiknya, plot yoshi ya plot yoshi, gue ga mau disangkut-pautin. Dan karena dia masih karakter baru, gue masih belum bisa ngeliat perkembangan plotnya.

Tapi secara keseluruhan,  gue cinta banget sama semua anak-anak gue, ga cuma mereka :)

Label: , , , ,



Day 05 - Your favorite crackship
@1/22/2012 12:58:00 PM



30 Days of RPF challenge.





Day 05 - Your favorite crackship


ANJIR GUE GA PERNAH NULIS BEGINIAN LAGI =)) =)) Kayaknya kalau urusan days-challenge gue emang ga pernah kelar atau apa sih =)) Bentar, pada dasarnya gue ga ngerti apa arti 'crackship'. Hmm katanya sih 'A relationship that is so insane, it must be on crack. Relatively common in fan fiction' dan bikin gue makin ga ngerti (plak). Mungkin maksudnya hubungan yang... tidak diduga-duga? atau semacam hubungan yang terlalu cepat? Gue sih nangkepnya gitu, dan liat dari post orang-orang kebanyakan soal beginian. Ya udah gue tulis sama aja.

Hmmm mungkin gue bakal jawab Tetsuyama sama Naoko di Ryoku. Di bilang crackship juga, sebenernya ada hints-hintsnya juga kok, cuman karena terlalu cepat, bahkan kurang dari satu term, orang-orang nggak begitu notice. Tetsu lebih banyak di ship sama temen-temennya, Nao juga. Malah Tetsu sebenernya lebih sering di kira sama Megumi Nobu dulu (duar). Jadi mau enggak mau ya gue bilang kalau ini dua anak emang crack banget.

Gue belum pernah punya crackship selain satu ini sih, kalau pun ada yang lain kayaknya tetep mereka yang gue favoritin. Abisan sekali pun crack, mereka lucu aja. Yang satu imut-imut-minta-di-tabok, yang satu sok-kalem-padahal-absurd. Dan dari sekian pair, baru dua anak ini aja yang pernah bikin gue blending parah. Yah, Kyoshiro-Fuji terhitung bikin gue blending luar biasa juga sih, tapi kan mereka bukan pairing jadi ya gitulah. 

Label: , , , , , ,



Day 03 - Your favorite female original character on RP
Selasa, 06 Desember 2011 @12/06/2011 12:55:00 AM



30 Days of RPF challenge.





Day 03 - Your favorite female original character on RP

Oh God, gue lupa nulis beginian. Ah maaf, emang lagi hectic sama UAS jadi agak ketunda. Gak apa ya kalau per-harinya malah ngaret *nawar* *ditampol* Nah, ini juga sama aja susahnya sama karakter cowok favorit. Harus di list lagi, kah? Oke :


  • Ryokubita : Kiyoshi Ikuya, Miho Mizuhara
  • IH : Clara Eileithyia
  • Rein : Mayumi Isora, Kyoko Matsumoto.
  • AH : -
  • TH : -


Errr dikit ya =)) #ditampol.  Kalau di tanya siapa yang paling favorit, lagi-lagi gue ga bisa milih. Bisa sih sebenernya, tapi mungkin sulit soalnya mereka semua punya karateristik masing-masing alias emang beda-beda. Mereka punya ciri khas sendiri meski yaaaahhh, gue bukan orang kreatif, ada juga satu sama lain yang karakternya agak sama. Seperti apa yang gue tulis di post sebelumnya, sama kayak yang cowok, mereka semua punya posisi masing-masing dalam segala macam imajinasi RP gue dan gue ga bisa nentuin gitu aja kan. #eh.

Tapi kalau emang kudu milih yang paling favorit, kalau bisa pilih dua, gue pilih Clara Eileithyia sama Miho Mizuhara. Kenapa mereka? Kalau Clara, selain karena dia anak cewek gue yang pertama (enggak pertama juga sih sebenernya) dan tipe anak yang sangat lucu. Polos. Nyablak. Pokoknya ngegerakin Clara tuh enak banget, lancar aja gitu ngetik gak pake mikir (pake juga sih tapi ya gitu deh) meski kadang gue juga harus mulai nyadar diri kalau Clara udah enggak polos (ambigu hahahah). Dan kenapa gue juga milih Miho, mungkin karena di diri Miho ada sisi kepribadian gue yang sangat-amat-teramat-super-sangat jarang gue tunjukin ke orang-orang yang jadinya gue lampiasin ke Miho. Iya, gini-gini gue juga sebenernya tipe orang yang gampang pundung juga manja juga tsundere. Tapi ya karena gue agak-gengsi-juga jadi gue lampiasin ke Miho. Seperti Clara, gue kalau repp Miho gak pake mikir alias lancar aja gitu. Hahahah. Seru.

But over all, gue sayang semua anak-anak gue : D

Label: , , , , , , , ,



Day 02 - Your favorite male original character on RP
Jumat, 02 Desember 2011 @12/02/2011 10:54:00 PM




30 Days of RPF challenge.





Day 02 - Your favorite male original character on RP

Oh, waw. Karakter cowok gue itu super banyak loh dan gue bingung juga. Pengennya sih gue jawab kalau semua gue suka tapi kayaknya ga boleh ya? Hahahaha. Hmmm, kalau gitu biar gampang gue ngebuat list dulu aja kali ya karakter cowok yang gue mainin itu siapa aja.


  • Ryoku : Tetsuyama Ikuya, Reichi Shibasaki, Kyoshiro Kitazawa, Shigeru Matsuura, Yoshitsugu Kitamura
  • IH : Darrell K. Ervanthe.
  • AH : Ervander D. Ervanthe.
  • TH : Yoshitsugu Nakamura
  • Rein : Kouki, Makoto Tadashii, Yukihiro Nagashima.


Kalau di tanya siapa yang paling favorit, gue ga bisa milih #krik. Enggak gitu juga ding, gue bisa milih tapi mungkin agak sulit. Buat gue, mereka semua punya karakteristik yang berbeda satu sama lainnya dan punya ciri khas tersendiri meski gue akui juga, ada kepribadian (bahkan dominan) sama satu sama lainnya. Buat gue, mereka juga punya posisi masing-masing dari segala macam imajinasi RP gue, jadi kalau beneran di tanya yang paling favorit, mungkin gue bisa ngambil keputusan favorit dalam arti kata "enjoy" mungkin.

Dan jawaban gue adalah : Tetsuyama Ikuya dan Yoshitsugu Kitamura.

Boleh ga sih milih dua ? =)) #jder. Alasan kenapa gue milih Tetsu adalah mungkin karena dia delapan puluh persen mirip banget sama gue, jadi kalau gue repping pake Tetsu, gak pake mikir gue bisa ngehajar ampe tiga ratus kata. Nyolotnya sama, cara ngomongnya sama, emosiannya sama, pokoknya sama deh. Jadi apa ya, gue berasa ngobrol as diri gue sendiri meski gue juga kadang kala kelagapan kalau repping as Tetsu entah pas dia lagi galau, atau lagi males, atau bosen. Sedangkan kalau Yoshitsugu Kitamura atau Ken, karena karakter ini adalah karakter ter-tenang, ter-kalem, ter-datar yang pernah gue jalanin. Sebuah tantangan baru karena gue ga pernah bisa ngegerakin karakter kayak Ken kemarin-kemarin. Dan sekarang, dengan lancar gue bisa gerakin dia meski tetep aja mikirnya lebih ekstra. Hanya saja yang paling gue sukai dari Ken ini, selain karena gue masih kaku, Ken juga ngebawa gue biar lebih santai, terus positif thinking, dan semacamnya. Gue suka banget Ken meski gue akui (lagi) kalau gue gak kebayang Ken gedenya bakal jadi apa =))

Ih gue ngerancau, nulis ga jelas. Ah ya udahlah ya yang penting nulis =))



Label: , , , , , , , ,



+ Follow

▼▼▼
幸せはすぐそばにあります。
Happiness is just around the corner.
Previous //